METRO24JAM.ID – Gugatan Vantony Huang melawan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom Indonesia dan Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), memasuki babak akhir. Sidang yang sudah berlangsung berbulan-bulan itu, kini masuk pada kesimpulan dari penggugat dan tergugat 1, serta tergugat 2.
Dalam arahannya, Hakim Ketua Cakra Tona Parhusip SH MH menegaskan, setelah melalui rangkaian pembuktian dan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi, saat ini sidang sampai pada pengajuan kesimpulan.
“Ya, kita sampai pada pemberian kesimpulan dari bapak ibu. Nantinya kita tidak lagi bertatap muka. Karena kesimpulan dan hasil putusannya juga akan kita sampaikan secara online,” ujar Cakra Tona dalam sidang yang digelar di PN Stabat, Senin (6/4/2026).
Dikatakan Cakra Tona, selama proses pemberian kesimpulan dan putusan, diharapkan para pihak, baik penggugat dan tergugat 1 dan tergugat 2, bisa bijak dan percaya sepenuhnya kepada hakim untuk memutuskan kasus ini secara seadil-adilnya.
Jangan pernah percaya kalau ada orang-orang yang mengaku bisa mempengaruhi putusan hakim. Apalagi nanti tidak ada lagi tatap muka dalam kesimpulan dan putusan.
“Kami berharap, penggugat dan tergugat 1 dan tergugat 2 bisa bijak dan percaya dengan kami (para hakim). Kami akan memutuskan kasus ini seadil-adilnya dan sesuai fakta-fakta yang ada. Jangan percaya kalau ada pihak-pihak yang mengaku bisa mengatur kasus ini hingga bisa mempengaruhi keputusan kami. Bantu kami untuk menjaga integritas,” ungkap Cakra Tona.
Cakra Tona juga mempersilahkan kepada para pihak yang nantinya merasa tak puas atas putusan hakim, bisa melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Medan.
“Dan kalau pun ada yang merasa janggal dari putusan kami nantinya, bisa mengadukan kami ke pengadilan tinggi, ke bagian pengawasan hakim Mahkamah Agung atau ke Komisi Yudisial,” ujarnya.
Menanggapi sidang akhir ini, Vantony Huang yang diwawancarai wartawan mengaku cukup puas. Apalagi dia yakin hakim akan memutuskan kasusnya secara adil.
Vantony juga optimis pihaknya akan bisa memenangkan pertarungannya melawan Telkom dan Telkomsel. (Hidayat ahmad)






