• Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap
Metro24Jam.id
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Metro24Jam.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Home Medan

Dugaan Praktik ‘Calo’ Parkir di PUD Pasar Mencuat, Wali Kota Medan Jangan ‘Main Mata’ dengan Ormas

18 April 2026
/ Medan
Dugaan Praktik ‘Calo’ Parkir di PUD Pasar Mencuat, Wali Kota Medan Jangan ‘Main Mata’ dengan Ormas

METRO24JAM.ID – Polemik pengelolaan parkir di pasar-pasar bawah naungan PUD Pasar Kota Medan kembali memanas. Kali ini, aroma tak sedap muncul ke permukaan terkait indikasi praktik percaloan dan upaya penguasaan lahan parkir oleh kelompok tertentu yang diduga mendapat ‘lampu hijau’ dari orang dekat kekuasaan.

Terkait hal ini, Pengurus DPC GRIB Jaya Kota Medan angkat bicara. Apalagi masalah ini dinilai sudah menciderai prinsip profesionalitas birokrasi di Kota Medan.

BacaJuga

Duh! Ada Wakil Rakyat Nekat Dugem di Siang Hari, Siapakah Dia?

Dampak Mati Lampu Bikin Warga Medan Berbondong-bendong Nginap di Hotel

Parah! Listrik di Kota Medan Padam Total, Warga Padati Sejumlah Warung Kopi

Dugaan ini mencuat setelah adanya pertemuan yang melibatkan pihak berinisial R, yang diketahui menjabat sebagai sekretaris partai politik berwarna biru. Partai yang sama dengan Wali Kota Medan. R diduga bertindak sebagai utusan Wali Kota.

Ironisnya, pertemuan itu juga dihadiri SP, salah satu ketua Ormas Kota Medan, serta KT selaku pemegang mandat sah pengelolaan parkir di Pasar Sukaramai.

Berdasarkan pengakuan KT, sosok R mengarahkan dirinya untuk ‘berkoordinasi’ dengan SP jika ingin mandat parkirnya aman.

“Ini aneh. Kenapa urusan pengelolaan parkir milik daerah harus lewat ketua ormas? SP tidak punya posisi formal di pemerintahan. Kenapa dia yang menentukan siapa yang boleh mengelola parkir,” ujar pengurus salah satu OKP ini dengan nada kritis.

Situasi makin mencurigakan saat SP justru menawarkan ‘barter’ lahan parkir kepada KT. Dia menawarkan lokasi di pasar lain dengan alasan lahan di Pasar Sukaramai sudah dialihkan ke pihak lain. Pola ini memperkuat dugaan adanya skema ‘calo izin’ yang terorganisir untuk memonopoli titik-titik parkir strategis.

Tak hanya soal parkir, GRIB Jaya Medan juga menyoroti kinerja Wali Kota terkait proyek revitalisasi Lapangan Merdeka yang hingga kini tak kunjung usai. Jantung Kota Medan itu kini justru terlihat seperti proyek abadi yang hanya menyisakan seng-seng penutup tanpa hasil nyata.

Efni yang juga pengurus GRIB Jaya Medan juga mempertanyakan apa sebenarnya ‘karya nyata’ Wali Kota selama menjabat jika urusan ikon kota saja tidak kunjung tuntas.

“Lapangan Merdeka itu wajah Kota Medan, tapi sampai sekarang tidak jelas kapan selesainya. Apa kerja Wali Kota? Jangan hanya sibuk dengan seremonial atau bagi-bagi ‘kue’ parkir ke kelompok tertentu, tapi pembangunan strategis malah terbengkalai,” tegasnya.

GRIB Jaya Kota Medan memperingatkan bahwa jika praktik percaloan parkir oleh ormas tertentu dibiarkan, maka akan muncul dua dampak besar: kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan potensi konflik fisik di lapangan.

“Kalau pihak luar bisa mengatur distribusi parkir, ini bukan lagi soal administrasi. Tapi jelas sudah premanisme berbaju birokrasi. Kita minta ini ditelusuri. Jangan sampai publik beranggapan bahwa pengelolaan sektor publik di Medan sudah bergeser dari profesionalitas menuju kepentingan kelompok dan partai semata atau keluarga,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PUD Pasar Medan maupun pihak-pihak terkait yang disebut dalam pertemuan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan adanya praktik ‘titip-menitip’ lahan parkir.

“Kami Pengurus GRIB Jaya Kota Medan menduga ada main mata antara R diduga orang dekat Wali Kota dengan orang-orang tertentu,” ujarnya. (tim)

Tags: Beritametro24jamParkir di Medan
Sebelumnya

Hakim Tegaskan Jangan Percaya Kalau Ada Pihak yang Ngaku Bisa Pengaruhi Putusan

Selanjutnya

Jual Beli Terselubung Narkoba di Tengah Aktivitas Pasar Tradisional Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Penjual

BacaJuga

Duh! Ada Wakil Rakyat Nekat Dugem di Siang Hari, Siapakah Dia?
Medan

Duh! Ada Wakil Rakyat Nekat Dugem di Siang Hari, Siapakah Dia?

24 Mei 2026
Dampak Mati Lampu Bikin Warga Medan Berbondong-bendong Nginap di Hotel
Medan

Dampak Mati Lampu Bikin Warga Medan Berbondong-bendong Nginap di Hotel

24 Mei 2026
Parah! Listrik di Kota Medan Padam Total, Warga Padati Sejumlah Warung Kopi
Medan

Parah! Listrik di Kota Medan Padam Total, Warga Padati Sejumlah Warung Kopi

22 Mei 2026
Ini Jawaban Wali Kota Medan saat Dikesankan ‘Boong’ oleh Gubsu Bobby Nasution: “Saya ke Luar Negeri untuk Berobat”
Medan

Ini Jawaban Wali Kota Medan saat Dikesankan ‘Boong’ oleh Gubsu Bobby Nasution: “Saya ke Luar Negeri untuk Berobat”

17 Mei 2026
Gubsu Murka Lihat Kelakuan Wali Kota Medan! Katanya ke Luar Kota, Ternyata ke Luar Negeri
Medan

Gubsu Murka Lihat Kelakuan Wali Kota Medan! Katanya ke Luar Kota, Ternyata ke Luar Negeri

17 Mei 2026
Lurah dan LPM ‘Ngemis’ ke Pelaku Usaha, Rico dan Inspektorat Malah Tutup Mulut!
Medan

Lurah dan LPM ‘Ngemis’ ke Pelaku Usaha, Rico dan Inspektorat Malah Tutup Mulut!

7 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In