METRO24JAM.ID – Sebanyak 250 ton beras impor asal Thailand yang dimasukkan oleh PT Multazam Sabang Group, mendapat sorotan tajam dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Kata Mentan, beras impor tersebut ilegal. Duh!
Namun, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Iskandar Zukarnaen membantah keras pernyataan Amran Sulaiman. Menurutnya, masuknya beras impor itu sudah sesuai aturan, bahkan telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Jumat (14/11/2025) via zoom meeting.
Dalam rapat tersebut, beras impor yang dimasukkan oleh PT Multazam Sabang Group, dinyatakan telah mengantongi izin BPKS Nomor 513/PTSP-BPKS/21 tanggal 24 Oktober 2025.
Sehingga beras yang berasal dari Thailand ini diperbolehkan masuk ke Sabang.
“Beras tersebut hanya untuk kebutuhan konsumsi di kawasan Sabang dan tidak boleh dibawa ke Daerah Pabean,” kata Iskandar dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/11/2025).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sendiri, yang kemarin sok tegas dan keras dalam bereaksi atas masuknya beras impor tersebut, kini hanya bisa melunak. Sebab setelah Amran sibuk mencari tau bak ‘pahlawan kepagian’, ternyata beras 250 ton yang masuk ke Sabang telah mendapat lampu hijau dari pemerintah.
“Kami sudah koordinasi dengan Pak Menko (Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan) memang ada rapat itu. Tapi ada prosesnya. Jadi tak usah diperpanjang, itu sudah selesai,” ujar Amran saat ditemui wartawan di kediamannya, Selasa (25/11/2025).
Nah, lho? (hidayat ahmad)






