• Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap
Metro24Jam.id
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Metro24Jam.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Home Metro

Bobby Afif Nasution Gubernur Terburuk, Pramono Anung Gubernur Terbaik!

28 Februari 2026
/ Metro
Bobby Afif Nasution Gubernur Terburuk, Pramono Anung Gubernur Terbaik!

METRO24JAM.ID – Menyedihkan! Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menyandang predikat sebagai gubernur dengan kinerja terburuk. Hal ini sesuai hasil survei terbaru platform mediamudabicara.ID.

Survei juga memunculkan daftar gubernur di Indonesia dengan kinerja terbaik di mata generasi muda. Tiga gubernur dengan kinerja terbaik, peringkat pertama diraih Pramono Anung (DKI Jakarta), disusul Sri Sultan Hamengku Buwono X (Yogyakarta) dan Dedi Mulyadi (Jawa Barat).

BacaJuga

DPO Bandar Narkoba Sekaligus Pengelola HH Club Tiba di Bareskrim dengan Tangan Diborgol

Ternyata Ada Tersangka dalam Kasus Ledakan Rumah di Perumahan Grand Polonia Medan

Polda Sumut Berhasil Ungkap 3.865 Kasus Narkoba, 4.628 Tersangka dan Sita 5,3 Ton BB! Ini Bukti Kapolda Anti Narkoba

Namun menariknya, untuk gubernur terburuk, peringkat pertama diraih Bobby Afif Nasution (Gubernur Sumut), disusul Khofifah Indar Parawansa (Jawa Timur) dan Ahmad Luthfi (Jawa Tengah).

Nama Gubernur Sumut Bobby Nasution menempati posisi teratas sebagai Gubernur Terburuk 2025 dengan tingkat ketidakpuasan publik mencapai 35,09 persen.

Berkaca dari survey tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Elfenda Ananda malah tidak terkejut.

“Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menjadi gubernur berkinerja terburuk versi generasi muda, sesungguhnya tidak mengejutkan bagi sebagian warga Sumatera Utara,’” ucapnya, Rabu (25/2/2026).

Dikatakan Elfenda, survei yang dilakukan oleh platform mediamudabicara.ID, yang menyatakan diri sebagai media kajian dan gerakan anak muda untuk isu kebijakan publik, menggunakan 400 responden dari seluruh Indonesia untuk membaca persepsi generasi muda terhadap perkembangan kebijakan pemerintah pada kuartal II 2025. Salah satu indikatornya adalah tingkat kepuasan terhadap kepala daerah.

Dari sisi metodologi, persebaran responden disebutkan terdiri atas 59 persen dari Pulau Jawa, 17,6 persen dari Sumatera, 8,3 persen dari Sulawesi dan Maluku, 7,8 persen dari Bali dan Nusa Tenggara, serta 7,3 persen dari Kalimantan.

Komposisi ini menyisakan kelemahan dalam representasi, terutama jika dikaitkan dengan penilaian terhadap kepala daerah di luar Jawa. Demikian pula latar belakang responden yang sangat beragam mulai dari pencari kerja, dosen, ibu rumahtangga, jurnalis, mahasiswa, ASN, pekerja informal dan swasta, hingga petani dan nelayan tidak serta-merta menjamin keterkaitan langsung antara responden dan dampak kebijakan yang dinilai.

Hasil survei tersebut menempatkan Bobby Nasution sebagai gubernur dengan kinerja terburuk versi generasi muda.

“Temuan ini memang mencerminkan persepsi sebagian anak muda. Namun tidak dapat dijadikan legitimasi tunggal untuk menilai berhasil atau gagalnya tata kelola pemerintahan daerah,” ucapnya.

Elfenda menyebut, survei opini publik pada hakikatnya adalah instrumen sosiologis, bukan instrumen audit kinerja. Penilaian objektif terhadap kepala daerah seharusnya bertumpu pada indikator makro pembangunan, seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan dan pengangguran, kualitas belanja publik, capaian RPJMD, hasil evaluasi Kemendagri serta pemeriksaan lembaga pengawas seperti Badan Pemeriksa Keuangan dan aparat penegak hukum.

Meski demikian, lanjut Elfenda, hasil survei itu tetap patut dijadikan bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, mengingat berbagai polemik kebijakan yang telah menjadi perhatian publik.
Dinamika sengketa 4 pulau di wilayah antara Aceh dan Sumut, kebijakan penghentian kendaraan berplat BL di Langkat yang memicu gesekan antar daerah, hingga kasus operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Kepala Dinas PUPR Topan Ginting, telah menimbulkan pertanyaan publik mengenai tata kelola dan akuntabilitas.

“Belum lagi implementasi program Universal Health Coverage (UHC) yang dinilai belum merata, serta mundurnya sejumlah pejabat eselon II dalam waktu berdekatan yang menimbulkan kesan adanya tekanan politik di lingkungan birokrasi,” kata Elfenda.

Elfenda juga menilai, catatan persoalan itu juga tidak terlepas dari jejak rekam Bobby Nasution saat yang bersangkutan menjabat Wali Kota Medan, seperti kasus polemik revitalisasi Lapangan Merdeka, proyek lampu pocong, rubuhnya kantor kejaksaan Medan, jalan berkeramik, proyek infrastruktur multi years yang dipersoalkan publik.
‘”Rangkaian peristiwa itu membentuk persepsi sosial yang tidak dapat diabaikan,’” ungkapnya. (hidayat ahmad/wsp)

Tags: BeritaBobby gubernur terburukBobby Nasutionmetro24jamPramono Anung
Sebelumnya

Satu Persatu Aib Pejabat Pemko Medan Terbongkar, Kasus ‘Tali Air’ Kaban Kesbangpolinmas kembali Diungkap

Selanjutnya

Rudy Mas’ud Gubernur Abangnya jadi Ketua DPRD Kaltim, Bisakah Kontrol Pemerintahan Berjalan Efektif?

BacaJuga

DPO Bandar Narkoba Sekaligus Pengelola HH Club Tiba di Bareskrim dengan Tangan Diborgol
Metro

DPO Bandar Narkoba Sekaligus Pengelola HH Club Tiba di Bareskrim dengan Tangan Diborgol

20 Agustus 2026
Ternyata Ada Tersangka dalam Kasus Ledakan Rumah di Perumahan Grand Polonia Medan
Metro

Ternyata Ada Tersangka dalam Kasus Ledakan Rumah di Perumahan Grand Polonia Medan

19 Agustus 2026
Polda Sumut Berhasil Ungkap 3.865 Kasus Narkoba, 4.628 Tersangka dan Sita 5,3 Ton BB! Ini Bukti Kapolda Anti Narkoba
Metro

Polda Sumut Berhasil Ungkap 3.865 Kasus Narkoba, 4.628 Tersangka dan Sita 5,3 Ton BB! Ini Bukti Kapolda Anti Narkoba

19 Agustus 2026
Spesialis Curanmor di Kawasan Medan Johor Harus ‘Istirahat’ di ‘Hotel Prodeo’ Usai Didor Unit Reskrim Polsek Deli Tua
Metro

Spesialis Curanmor di Kawasan Medan Johor Harus ‘Istirahat’ di ‘Hotel Prodeo’ Usai Didor Unit Reskrim Polsek Deli Tua

10 Agustus 2026
Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran Yang Tewaskan Remaja 13 Tahun di Labuhan Deli
Metro

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran Yang Tewaskan Remaja 13 Tahun di Labuhan Deli

10 Agustus 2026
5 Rumah Terbakar di Jalan Bingkarung Medan Area! Tan Amoy Tewas Terpanggang, Jonatan Hwang dan Valencia Luka Bakar
Metro

5 Rumah Terbakar di Jalan Bingkarung Medan Area! Tan Amoy Tewas Terpanggang, Jonatan Hwang dan Valencia Luka Bakar

9 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In