• Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap
Metro24Jam.id
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Metro24Jam.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Home Hukum

Perwakilan Matel: 2 Rekan Kami Hanya Jalankan Tugas!

15 Desember 2025
/ Hukum
Perwakilan Matel: 2 Rekan Kami Hanya Jalankan Tugas!

METRO24JAM.ID – Belum lama ini tersiar kabar tentang 2 orang mata elang atau debt collector dikeroyok sejumlah orang hingga tewas di Kalibata Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (11/12/2025). Pada akhirnya, kedua korban tersebut dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi satu tewas di tempat kejadian dan satunya lagi meninggal di rumah sakit pada Jumat (12/12/2025).

Hingga saat ini, terdapat 6 polisi yang ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan 2 mata elang hingga tewas. Anggota Polri ini juga dinilai melakukan pelanggaran kode etik berat.

BacaJuga

Korupsi Dana BTT Rp1,15 Miliar, Kadis Kesehatan Batubara Jadi Tersangka dan Dijebloskan ke Penjara

KPK Temukan Dugaan Gratifikasi Penggunaan Jet Pribadi Milik Ketum Partai Hanura oleh Menag

Eks Kapolres Bima Kota Sudah jadi Tersangka, tapi tak Kunjung Ditahan

Lantas, bagaimana kronologi lengkap dari insiden tersebut? Berikut ini merupakan fakta-fakta terkait dengan pengeroyokan tersebut:

Lokasi kejadian berada di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, sekitar jam 15.30 WIB.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, kedua mata elang tersebut awalnya menjadi salah satu pengendara motor yang melintas. Setelah itu, muncul segelintir orang dari mobil yang juga sedang melintas.

Mansur menyebut, aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh orang-orang yang keluar dari mobil tersebut.

“Kronologisnya, tadi ada salah satu pengguna sepedamotor lah. Nah, sepedamotor tiba-tiba distop oleh teman-teman ini. Setelah distop, diberhentiin lah, biasa. Nah, baru diberhentiin, ini menurut keterangan saksi, baru diberhentiin terus, dari pengguna jalan yang lain keluar dari mobil,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, seperti dikutip metro24jam.id dari CNN Indonesia, Sabtu (13/12/2025).

“Tiba-tiba datanglah mobil lain yang berada di jalan itu juga. Pengendara mobil enggak tahu dari mana tiba-tiba turun untuk membantu. Terus dipukulinlah si matel itu,” tambahnya.

Dia bilang, para pengeroyok tersebut kemudian langsung meninggalkan lokasi kejadian, bersamaan dengan pengendara yang sempat diberhentikan kedua matel tersebut.

“Ikut kabur semua itu, enggak ada di TKP. Tiba-tiba enggak ada saja. Langsung tinggalin si matel ini,” sambung dia.

Pada kemarin sore, lanjut dia, satu matel dinyatakan tewas, sementara satu matel lainnya ikut tewas saat dilarikan ke rumah sakit.

Sedangkan menurut rekan-rekan matel yang sempat menghubungi redaksi metro24jam.id menjelaskan, aksi pengeroyokan itu berawal saat 2 rekan mereka (mata elang/matel) menghentikan sepedamotor yang diduga menunggak kredit.

“Motor yang diberhentikan rekan-rekan kami di lapangan kuat dugaan menunggak kredit macet. Motor itu sendiri kabarnya sudah dialihkan kepada oknum. Tapi entah bagaimana, saat dua rekan di lapangan sedang ingin mempertanyakan soal motor tersebut, datang oknum polisi dari mobil lain langsung menyerang,” beber Razor, mewakili teman-teman matel menjelaskan.

Jadi kata Razor, bohong besar kalau rekan-rekan matel yang kasar dalam penagihan.

“Apalagi saat itu kita tahu unit (motor) dalam penguasaan oknum polisi. Dua rekan kita hanya mempertanyakan gimana masalah motor itu ke depan. Tapi tiba-tiba, dua rekan kita itu dikeroyok hingga tewas,” ujarnya sedih. (hidayat ahmad)

Tags: 6 Polisi ditangkapDebt CollectorMata Elangmetro24jamPolisi keroyok mata elang
Sebelumnya

Sungai Batuan Meluap! Warga Harjosari II Medan Amplas kembali Kebanjiran

Selanjutnya

Menkeu Purbaya ‘Semprot’ Direktur Komunikasi Bea Cukai yang Ingin Kirim Pakaian Monza ke Korban Bencana

BacaJuga

Korupsi Dana BTT Rp1,15 Miliar, Kadis Kesehatan Batubara Jadi Tersangka dan Dijebloskan ke Penjara
Hukum

Korupsi Dana BTT Rp1,15 Miliar, Kadis Kesehatan Batubara Jadi Tersangka dan Dijebloskan ke Penjara

21 Februari 2026
KPK Temukan Dugaan Gratifikasi Penggunaan Jet Pribadi Milik Ketum Partai Hanura oleh Menag
Hukum

KPK Temukan Dugaan Gratifikasi Penggunaan Jet Pribadi Milik Ketum Partai Hanura oleh Menag

19 Februari 2026
Eks Kapolres Bima Kota Sudah jadi Tersangka, tapi tak Kunjung Ditahan
Hukum

Eks Kapolres Bima Kota Sudah jadi Tersangka, tapi tak Kunjung Ditahan

18 Februari 2026
Kapolres Bima Kota Dicopot karena Kasus Narkoba, Penggantinya Malah Pernah Terseret Kasus yang Sama
Hukum

Kapolres Bima Kota Dicopot karena Kasus Narkoba, Penggantinya Malah Pernah Terseret Kasus yang Sama

17 Februari 2026
Eks Kapolres Bima Kota Akui Sekoper Narkoba Miliknya untuk Konsumsi Sendiri
Hukum

Eks Kapolres Bima Kota Akui Sekoper Narkoba Miliknya untuk Konsumsi Sendiri

16 Februari 2026
Kajari Padanglawas Ditangkap karena Pungli Kades, Jamintel Minta Jadi Pelajaran bagi Kajari Lainnya!
Hukum

Kajari Padanglawas Ditangkap karena Pungli Kades, Jamintel Minta Jadi Pelajaran bagi Kajari Lainnya!

15 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In