METRO24JAM.ID – Suasana mencekam cukup terasa saat guru SD yang menyerahkan anak didiknya untuk disodomi sang suami akan dievakuasi ke kantor polisi. Ratusan warga yang mengetahui ulah biadab oknum guru dan suaminya itu, tersulut emosi dan mengepung rumah pelaku sejak jam 18.00 WIB. Pasutri ini juga nyaris dihakimi massa.
Guna menghindari aksi main hakim sendiri, Satreskrim Polres Tanjungbalai dengan sigap mengamankan kedua pelaku ke Mapolres Tanjungbalai. Tak berhenti di situ, gelombang massa yang didominasi emak-emak ikut menyatroni Mapolres Tanjungbalai hingga malam hari. Mereka ingin memastikan pasutri ini benar-benar dijebloskan ke dalam sel tahanan.
“Di kantor polisi, mayoritas massa yang hadir merupakan emak-emak. Mereka mengaku geram atas dugaan tindak pidana yang menyeret pasangan biadab itu,” ungkap Sadam, warga setempat yang ada di lokasi.
Meski sempat terjadi aksi saling dorong di depan ruang penyidikan, situasi berhasil diredam polisi. Saat ini, kedua terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan maraton oleh penyidik Satreskrim Polres Tanjungbalai guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (bs/hidayat ahmad)






