METRO24JAM.ID – Keresahan warga Binjai dengan aksi begal sedikit berkurang. Dua pelaku begal yang sangat meresahkan berhasil dilumpuhkan Tim Cobra Sat Reskrim Polres Binjai, Selasa (12/5/2026).
Ya, M Arfiansyah (28 tahun) dan temannya Ilhamuddin (28 tahun) harus meringis kesakitan dan menyesali petbuatannya di balik jeruji besi penjara. Pelarian keduanya usai merampas motor siswa SMAN 5 Binjai harus kandas setelah Tim Cobra berhasil mengendus lokasi persembunyiannya di Pasar Besar Sei Semayang Kelurahan Sunggal, tepatnya di kediaman Ilhamuddin.
Tak hanya diamankan. Kaki M Arfiansyah, warga Umar Baki Binjai Barat, dan Ilhamuddin, juga ditembak karena melawan polisi yang akan menangkapnya. Keduanya juga terpaksa harus dilarikan ke RSUD Djoelham Binjai untuk mendapatkan perawatan.
Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hiskia Siagian menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, M Arfiansyah berperan sebagai eksekutor yang melakukan kekerasan. Sedangkan Ilhamuddin bertindak sebagai joki alias pengendara motor.
“Sejak laporan masuk, tim kita langsung bergerak. Berdasarkan data dan jejak yang kita telusuri, kita langsung mengarahkan tim ke lokasi persembunyian pelaku,” ujar AKP Hiskia Siagian.
Dijelaskan AKP Hiskia Siagian, penangkapan keduanya dilakukan di kediaman Ilhamuddin di Pasar Besar Sei Semayang Kecamatan Sunggal.
Dari sana, petugas mengamankan motor Honda Beat BK 2358 ALM milik pelaku dan motor milik korban yang sempat diambil paksa.
“Tak hanya motor, tim kita juga menyita sebilah golok yang digunakan pelaku untuk mengancam korban di Jalan Sawo 3 Binjai Barat,” ujar AKP Hiskia Siagian menambahkan.
AKP Hiskia Siagian juga membeberkan, dalam aksinya, modus pelaku tergolong nekat. Keduanya menabrak bagian belakang kendaraan korban hingga jatuh.
“Setelah korban ditabrak dan jatuh, pelaku langsung memblokir jalan dan mengancam korban dengan senjata tajam agar menyerahkan kendaraannya,” jelasnya.
Sementara itu, kejadian heboh sempat berlangsung di RSUD Djoelham. Warga yang mengetahui begal sadis ditangkap dan dirawat, langsung berdatangan. Warga berusaha menghakimi karena kesal dengan kesadisan kedua pelaku.
Beruntung, polisi berhasil mengamankan situasi. Suasana yang sempat mencekam berhasil diatasi.
Kini, kedua pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polres Binjai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (hidayat ahmad/wsp)






