METRO24JAM.ID, BATUBARA
Tak ada angin, tak ada hujan, Kejari Batubara secara mendadak melakukan penggeledahan ke Kantor Dinas Kesehatan Batubara, Kamis (20/3/2025) sekira jam 15.00 WIB. Hal ini jelas mengejutkan sejumlah pihak, tak terkecuali awak media.
Namun Kasi Pidsus Kejari Batubara Deby Runaldi membantah kalau penggeledahan ini dilakukan secara mendadak.
Menurutnya, penggeledahan ini merupakan rangkaian dari hasil penyelidikan yang sudah ditingkatkan ke dalam tahap penyidikan atas dugaan korupsi Belanja Tidak Terduga (BTT) di Dinkes PPKB Batubara.
Lebih lanjut, Kasi Intel Kejari Batubara Oppon Beslin Siregar menambahkan, penyidik saat ini tengah mencari bukti-bukti baru terkait dugaan penyimpangan atau korupsi dari penggunaan anggaran BTT Tahun Anggaran 2022 di Dinas Kesehatan Batubara.
Sedangkan sasaran penggeledahan ditujukan terhadap apa-apa saja item barang yang dibeli atau dibelanjakan dengan menggunakan dana BTT.
“Tim penyidik Kejari akan memeriksa semuanya secara teliti,” ujarnya.
Namun saat ditanya tentang jumlah kerugian negara yang ditimbulkan, Oppon belum bersedia menjelaskan.
“Nanti ya bang, nanti akan kita jelaskan kepada rekan-rekan wartawan,” pungkasnya.
Dari pantauan wartawan di lokasi penggeledahan, tampak penyidik menyita sejumlah barang dan dokumen yang telah dikemas dalam wadah plastik.
Hadir juga dalam penggeledahan itu, Kadinkes PPKB dr Deni Syahputra yang didampingi sejumlah Kabidnya. (hidayat ahmad)






