METRO24JAM.ID – Nasib Febri (24 tahun) yang sepedamotornya raib di parkiran Seafood Mak Judes, Minggu (15/3/2026) masih belum jelas. Namun anehnya, pihak perwakilan rumah makan malah meminta korban menunjukkan BPKB kendaraannya. Untuk apa?
Ya hingga Lebaran ke-3, motor milik Febri belum juga tau dimana rimbanya. Bahkan kasus pemukulan Hans Nathanel Saragih (24 tahun), teman Febri, juga belum ada perkembangan.
Namun anehnya, selain meminta data-data korban yang tak tau fungsinya untuk apa, pihak perwakilan Seafood Mak Judes, Amri, malah meminta Febri menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB).
“Sampai sekarang, sepedamotor kami yang hilang gak ada kejelasan, bang. Pihak perwakilan Seafood Mak Judes malah sibuk minta kami menunjukkan BPKB. Untuk apa?” ujar Febri yang diamini Hans, Senin (23/3/2026).
Tak hanya BPKB, saat kejadian hilangnya motor Febri, untuk lebih meyakinkan, Amri juga meminta data-data korban. KTP dan STNK Febri difoto. Bahkan alamat tempat tinggal korban juga dicatat.
Namun sampai saat ini, pihak Seafood Mak Judes seakan diam seribu bahasa. Tukang parkirnya masih nyaman bekerja seolah tak ada kejadian apapun.
Pihak kepolisian hanya sebatas olah TKP, tapi tak ada progres untuk melakukan tindakan apapun. Motor lenyap, Hans juga terluka akibat dianiaya.
Berbeda dengan kasus korban jadi tersangka di Polsek Pancurbatu. Korban yang menangkap maling hape dan kabarnya nekat menganiaya malingnya, malah cepat ditangkap dan langsung dijadikan tersangka.
“Sangat aneh dengan hukum kita, bang. Untuk maling yang dipukul korbannya, polisi langsung gercep menangkap. Tapi kami yang jelas-jelas korban yang kehilangan motor dan malah dipukuli, tidak memperoleh keadilan. Pelakunya (tukang parkir) malah bebas tertawa-tawa sampai sekarang. Seolah mereka kebal hukum,” ungkap Febri geram. (hidayat ahmad)






