METRO24JAM.ID – Suasana mencekam begitu terasa di Parkiran Sea Food Mak Judes, Jalan Sei Batanghari Medan. Korban yang kehilangan sepedamotor malah ‘dikeroyok’.
Tak hanya itu, para tukang parkir juga menantang korban untuk membuat laporan polisi sambil salah satunya menunjukkan senjata tajam.
“Sepertinya mereka sudah berkordinasi, bang. Saat kami mempertanyakan keberadaan sepedamotor kami, mereka malah mengerubungi kami sambil membentak-bentak,” ujar Hans Nathanael Saragih (24 tahun) saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Minggu (15/3/2026).
Dijelaskan Hans, aksi bar-bar para tukang parkir cukup membuat Hans dan teman wanitanya, Febri, ikut tersulut emosi. Para jukir yang jumlah sampai 4 orang malah membentak-bentak korban sambil menantang untuk melaporkan ke polisi.
“Seperti tak ada takutnya. Bukan menyelesaikan masalah, mereka malah menantang-nantang. Tukang parkir yang berbaju putih (ngakunya sebagai penanggungjawab parkir) juga terlihat membawa senjata tajam,” beber Hans.
Sayangnya saat wartawan datang ke lokasi, 2 tukang parkir yang berbaju putih lengan puntung itu sudah kabur melarikan diri. Sedangkan Amri yang mengaku sebagai pengawas Sea Food Mak Judes mengaku akan menindaklanjuti kasus itu kepada para tukang parkir.
“Sabar ya, bang. Nanti kita pastikan dulu sama tukang parkirnya. Bagaimana pertanggungjawaban mereka, nanti kami kabari,” ujarnya berdiplomasi.
Amri juga berjanji akan memediasi korban dengan para tukang parkir. Termasuk dalam kasus pengeroyokan, pihaknya akan menjembatani penyelesaian masalahnya secara kekeluargaan.
“Untuk masalah pengeroyokan, kalau memang orang abang mau, nanti biar saya jembatani untuk bertemu untuk berdamai. Biar sama-sama enak kita,” ujarnya kembali via sambungan WhatsApp. (hidayat ahmad)






