METRO24JAM.ID – Statemen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bahwa stok BBM nasional hanya bisa bertahan 20 hari akibat dampak perang Iran-Israel, membuat kepanikan di warga. Karenanya, banyak warga yang antre karena takut kehabisan BBM.
Berdasarkan pantauan wartawan, fenomena panic buying terlihat sejak Kamis (5/3/2026) dan berlanjut hingga Jumat (6/3/2026) ini. Ratusan kendaraan berjubel mengantre di setiap SPBU yang ada di Medan.
Seperti di SPBU Singapore Station, Jalan H Adam Malik Medan. Sejak pagi, antrean kendaraan sudah mengular hingga ke jalan Gatot Subroto. Sedangkan antrean sepedamotor sampai ujung Restoran Cepat Saji KFC.
Sejumlah warga yang ditanyai mengaku nekat mengantre karena takut kehabisan BBM. Bahkan ada yang terkesan ijlkut-ikutan.
“Budaya masyarakat kita ini sering ikut-ikutan. Ada orang yang antre, yang lain juga ikut. Nanti kalau tidak ikut antre takut minyaknya habis. Padahal sebenarnya stok dari Pertamina aman,” ujar petugas di SPBU. (hidayat ahmad)






