METRO24JAM.ID – Sungguh miris! Di zaman yang sudah maju, ternyata masih ada warga yang tidur di bawah kolong jembatan. Harusnya, hal seperti ini menjadi fokus perhatian Wali Kota Medan untuk menertibkannya.
Dari pantauan wartawan, kolong jembatan yang ditutupi terpal itu kabarnya sebagai ‘ruang eksekusi’ bagi para anak jalanan. Sedangkan untuk tidur, mereka beralaskan tikar dan karton pas di bawah jembatan.
“Sudah lama itu, bang. Ada beberapa orang yang tidur di situ. Kalau gak salah, satu perempuan dan lelakinya ada beberapa,” ujar warga saat ditanyai wartawan di seputaran Jalan Ringroad Medan, Minggu (1/3/2026).
Dijelaskan warga yang tak ingin namanya dipublish, orang-orang yang tidur di bawah jembatan itu tidak diketahui asalnya dari mana. Anak-anak jalanan itu juga sempat membangun pondok di bawah jembatan.
“Tapi sempat diusir oknum tentara dan pondoknya dibakar. Gak berapa lama, mereka datang lagi dan kembali menetap di bawah jembatan itu,” ujar warga.
Warga berharap, Wali Kota Medan Rico Tri Bayu Putra Waas melalui perangkat di bawahnya segera menertibkan anak-anak jalanan yang tidur di bawah kolong jembatan.
“Selain membuat jorok dan kumuh, juga menjadi tempat memakai narkoba. Diduga juga tempat kumpul kebo,” ujar warga. (hidayat ahmad)






