METRO24JAM.ID – Sudah setahun lebih dilantik, baru kali ini Wali Kota Medan Rico Tri Bayu Putra Waas melakukan perombakan besar-besaran. Ratusan pejabat baru dilantik dan ada yang hanya sekadar dirotasi.
Dengan gagah Rico Waas ‘Wali Kota Pomade’ menegaskan bahwa dari pelantikan ini murni tidak dipungut bayaran. Sehingga pejabat yang dilantik harus bertugas lepas tanpa harus memikirkan balik modal.
“Setelah satu tahun masa kepemimpinan saya bersama Bapak Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, saya minta seluruh pejabat yang baru dilantik langsung tancap gas, siap?” seru Rico Waas yang langsung disambut teriakan “Siap!” secara serempak oleh para pejabat.
Namun dari sejumlah pejabat yang dilantik, ada yang menimbulkan tanya. Lurah Terjun yang dari kemarin viral karena ditetapkan tersangka perusakan lahan oleh Polres Pelabuhan Belawan, ternyata ikut dalam pelantikan.
Meski tak lagi jadi Lurah, Lukmanul Hakim tercatat ikut dilantik menjadi Sekretaris Lurah Tanjungmulia.
Tetap dipakainya Lukmanul Hakim SH sebagai pejabat di kelurahan, meski turun menjadi sekretaris, jelas menodai pernyataan Rico Waas yang mengatakan bahwa pejabat yang dilantik murni tanpa uang dan bebas titipan, serta kepentingan.
“Kalau dikatakan Wali Kota (Rico Waas) pejabat yang dilantiknya murni tanpa mahar (uang) dan bebas dari kepentingan, itu sangat jelas diragukan. Bagaimana tidak, terselipnya nama LH (Lukmanul Hakim SH) sebagai Sekretaris Lurah jelas menjawab semuanya. Kenapa LH harus tetap diberikan jabatan?” tukas Penggiat Sosial Yunan Habibi SH kepada wartawan di Medan, Selasa (24/2/2026).
Dikatakan Yunan, dengan ikut dilantiknya Lukmanul Hakim, jelas mematahkan pencitraan yang dilakukan Rico Waas untuk melantik para pejabatnya tanpa cawe-cawe.
“Pencitraan Rico Waas dengan sendirinya runtuh dengan ikut dilantiknya Lukmanul Hakim. Ini juga menjadi peringatan bagi Rico Waas bahwa masih banyak pejabat-pejabat di lingkup kerjanya yang masih nakal,” ujar pengacara muda ini lugas. (hidayat ahmad)






