METRO24JAM.ID – Kasus korban pencurian dijadikan tersangka penganiayaan terus menggelinding bak bola panas. Jika tak hati-hati, jabatan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak bisa saja melayang.
Tak hanya di media sosial, aksi protes juga sudah meluas ke aksi unjuk rasa. Dan hari ini, Senin (9/2/2026) sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH) mulai bergerak menggelar aksi demonstrasi ke Mapolrestabes Medan.
Dalam aksinya, massa mendesak Kapolda Sumut segera merekomendasikan pencopotan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kepada Kapolri. Sebab, Kapolrestabes dinilai tak mampu menegakkan hukum di Kota Medan sesuai cita-cita reformasi Polri.
Aksi mahasiswa HIMMAH di depan Mapolrestabes Medan juga sempat berakhir ricuh.
Dalam insiden itu, 2 mahasiswa terpaksa diamankan ke dalam Mapolrestabes Medan. Sedangkan beberapa peserta aksi diduga mengalami pemukulan.
Kericuhan terjadi saat massa hendak membakar ban sebagai bentuk ekspresi protes. Namun, aksi itu dicegah petugas dengan mengambil ban yang sudah disiapkan massa.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat kepolisian.
Ketua HIMMAH Kota Medan Imransyah Pasai mengatakan, sebenarnya mahasiswa berharap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dapat langsung menemui massa aksi. Namun kondisi di lapangan malah tidak kondusif. (hidayat ahmad)






