METRO24JAM.ID – Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting Desa Sukamakmur Sibolangit, Jumat (17/7/2026). Sedikitnya 7 kendaraan hancur lebur.
Tak hanya itu, sejumlah korban terluka dan ada yang meninggal dunia. Bahkan ada kepala supir yang terp*tu5 dan tergeletak di pinggir jalan.
Kecelakaan yang terjadi di kawasan Sibolangit Kabupaten Deliserdang, itu mengakibatkan sedikitnya 12 orang menjadi korban. Empat orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan delapan korban lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumatera Utara Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe mengatakan, kecelakaan beruntun terjadi sekitar jam 10.30 WIB. Hingga jam 14.00 WIB, kepolisian masih melakukan pendataan terhadap seluruh korban sekaligus menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kejadiannya sekitar jam 10.30 WIB. Namun sampai jam 14.00 WIB, data sementara yang kami peroleh terdapat 12 korban. Dari jumlah itu, empat orang meninggal dunia. Sedangkan korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan terus kami data perkembangannya,” ujar Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu satu truk yang kehilangan kendali saat melintas di jalur Medan-Berastagi. Truk itu kemudian menabrak sejumlah kendaraan lain hingga menyebabkan tabrakan beruntun.
“Untuk penyebab kecelakaan masih kami dalami. Namun dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan truk yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan mengalami kondisi yang mengakibatkan tabrakan beruntun. Sopir truk saat ini dalam keadaan selamat, hanya mengalami luka lebam dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Dirlantas Polda Sumut juga menambahkan, di antara korban meninggal dunia terdapat pengemudi kendaraan barang maupun pengemudi kendaraan penumpang. Namun, identitas para korban masih dalam proses identifikasi. Sehingga belum dapat diumumkan kepada publik.
Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang mendengar adanya kecelakaan beruntun tersebut, langsung ikut terjun melakukan evakuasi korban.
Ruas jalan yang sempat mengalami kemacatan total, berangsur dapat dipulihkan. (hidayat ahmad)






