METRO24JAM.ID – Dugaan malpraktik Labiaplasty membuat dr Surya Hartanto (SH), Bos Klinik Lina di Jalan Demak Kota Medan, banyak kehilangan harta. Selain divonis nonaktif berpraktik selama 6 bulan, dokter SH juga harus merelakan mobil Avanza miliknya dan uang ratusan juta rupiah kepada pasiennya.
“Sudah selesai kasusnya. Mobil Avanza sama uang ratusan juta. Total 200 sampai 300 jutaan yang didapat pasien (pelapor),” ucap sumber wartawan di Polrestabes Medan.
Rencananya, penyelesaian kasus ini akan dilaksanakan hari ini (Rabu, 11 Maret 2026). Namun hingga kabar ini ditayangkan, LL, sang pasien belum bisa dihubungi. Padahal sebelumnya, LL begitu memaksa agar laporannya terkait dugaan malpraktik Labiaplasty ini di-up ke media.
Pun juper (Polisi Wanita) Cindy, penyidik yang menangani kasus ini belum berhasil dimintai konfirmasi terkait penyelesaian kasus yang membuat sang dokter klinik tersebut bangkrut.
Sekadar tambahan, laporan LL (36 tahun) terhadap dr Surya Hartanto M Biomed MH Kes ke Polrestabes Medan dan Majelis Disiplin Profesi, berlangsung tahun lalu. Wanita ini melaporkan dugaan malapraktik.
“Kedatangan saya ke Polrestabes Medan kala itu; adalah untuk melaporkan dugaan malapraktik yang saya alami, yang dilakukan oleh salah satu klinik yang bertempat di Medan Area,” kata LL, ketika itu.
Laporan LL teregister dengan nomor STTLP/B/1762/V/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN. Selain klinik, pihak LL juga turut melaporkan dokter yang menanganinya, yakni dr Surya Hartanto M Biomed MH Kes.
“Yang saya laporkan, pertama klinik, lalu dokter Surya Hartanto,” sebut LL.
Dia mengatakan, awalnya melakukan operasi pemotongan labia atau operasi alat kelamin wanita pada April 2025.
Operasi labia, atau labiaplasty, adalah prosedur bedah untuk mengubah bentuk atau ukuran labia (bibir vagina), baik labia minora (bibir dalam) maupun labia mayora (bibir luar). Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki bentuk, ukuran, atau simetri labia, yang mungkin menyebabkan ketidaknyamanan fisik atau masalah estetik.
“Dampaknya adalah saya mengalami cacat permanen,” jelasnya.
Sementara dari Google, media mendapat informasi bahwa biaya biaya operasi labiaplasty di Indonesia, umumnya berkisar antara Rp8 juta hingga Rp30 juta atau lebih. Harga ini bervariasi tergantung klinik/rumah sakit, keahlian dokter dan kompleksitas prosedur.
Biaya tersebut biasanya mencakup tindakan bedah. Namun belum termasuk biaya konsultasi, obat-obatan, atau rawat inap. (rel/hidayat ahmad)






