METRO24JAM.ID – Sudah 4 abad lebih Kota Medan berdiri. Namun anehnya, masalah banjir tak juga mampu diselesaikan. Dan kini, di usia ke 436 tahun, banjir makin parah.
Dari catatan wartawan, banjir merupakan momok yang semakin mengkuatirkan. Saat hujan berlangsung, meski hanya sebentar, jalan-jalan di Kota Medan sudah tergenang. Bahkan debit airnya juga sudah semakin parah.
“Memang makin parah, bang. Setiap hujan, sejumlah ruas jalan selalu tergenang. Yang paling parah di Jalan Asrama, Jalan Gatot Subroto depan Makodam I/BB, Jalan Kapten Muslim, kawasan Kampung Lalang dan beberapa jalan lainnya,” ungkap D Siregar kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).
Bahkan menurut D Siregar, intensitas banjir semakin parah sejak Medan dijabat Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas. Hampir sejumlah kawasan digenangi banjir.
“Apalagi saat hujan berlangsung lebih dari sejam. Sejumlah kawasan pemukiman bisa dipastikan kebanjiran,” ujarnya.
Wali Kota Medan Rico Waas yang sempat dikonfirmasi di sela-sela rapat paripurna HUT ke 436 Kota Medan hanya bisa menjawab klise. Terutama saat ditanya solusi dan langkah penanganan banjir.
“Kita akan terus berupaya menyelesaikan masalah banjir. Nantinya, drainase akan kita perlebar. Intinya kita akan terus bekerja yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya. (hidayat ahmad)






