METRO24JAM.ID – Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan murka! Kebijakan parkir gratis yang diterapkannya di Pasar Induk Bakaran Batu malah dikutip bayaran.
Kemarahan Asriludin Tambunan sangat jelas terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dia murka kepada bawahannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Induk Bakaran Batu, Sabtu (24/1/2025) malah menemukan kutipan parkir.
Perlu diketahui, Pasar Induk Bakaran Batu merupakan pasar satu-satunya di Kecamatan Lubukpakam pasca penutupan Pasar Delimas.
Dalam kebijakannya, Bupati Asriludin Tambunan menerapkan parkir gratis di Pasar Induk Bakaran Batu. Namun saat berkunjung, Asriludin malah memergoki Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Hendra Syahputra Siregar memberikan kartu tanda pengenal kepada petugas parkir di area pasar tanpa sepengetahuannya.
“Ini kok bisa dapat kartu parkir, dari mana ini?” geram Bupati Asriludin saat melihat kartu pengenal yang dipakai seorang pria.
Dia kemudian menanyakan langsung kepada Hendra Syahputra Siregar. Hendra pun berusaha menjelaskan prosedurnya.
Namun, Bupati Asriludin tak mau mendengar penjelasan Hendra dan malah membentaknya di depan pejabat dan masyarakat. Tak hanya membentak, Asriludin juga menyebut Hendra ‘setan’.
Dalam kemarahannya, Bupati Asriludin juga langsung merobek kartu pengenal petugas parkir di lokasi.
Kadis Perindustrian dan Perdagangan Deliserdang Hesron Girsang menjelaskan, kemarahan Bupati Deliserdang muncul setelah pedagang mengeluhkan pasar yang masih sepi. Setelah diusut, salah satu penyebab sepinya pasar induk karena pengunjung harus membayar parkir.
“Ada pedagang yang bilang pasar masih sepi karena masyarakat dikenai parkir. Bapak bilang nanti dicek siapa yang membuat aturan itu,” ujar Hesron.
Hesron menambahkan, Bupati Asriludin menekankan agar pengaturan parkir di Pasar Induk Bakaran Batu dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, serta menggunakan petugas dari BHL (Buruh Harian Lepas/honorer) dan bukan langsung dari warga. (hidayat ahmad)






