METRO24JAM.ID – Dalam satu Sidang Kabinet Merah Putih beberapa waktu lalu, beredar video yang menunjukkan Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Dadan Hindayana melapor kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa satu anak bisa mendapatkan satu lele dalam program Makan Bergizi Gratis alias MBG.
Bahkan dalam sidang itu, Dadan bercerita bahwa SPPG mendapat pasokan lele dari dua kolam atau sedikitnya 3.000 ekor lele untuk menu protein tiap siswa.
Prabowo kemudian bertanya terkait lele.
“Sebanyak 3.000 lele sehari itu di setiap SPPG?” tanya Prabowo kepada Dadan saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (16/12).
“Satu SPPG, Pak” jawab Dadan tegas.
“Berarti satu anak makan satu lele,” Prabowo bertanya kembali.
“Satu lele. Betul Pak,” jawab Dadan.
“Lebih bagus dari waktu (saat) saya (menjadi) tentara dulu,” kata Prabowo sembari menimpali, “Lelenya dipotong kecil-kecil itu (dulu)”.
Dadan pun mengatakan, dalam penyajian lele, kepalanya saja yang dibuang, sedangkan bagian badannya utuh diberikan kepada setiap anak yang menjadi penerima MBG.
Bukan hanya lele, Kepala BGN juga mengatakan, pihaknya memotong satu ekor sapi untuk satu SPPG. Jadi, jika pada akhir tahun ada 19 ribu SPPG, maka ada 19 ribu sapi yang dipotong per hari untuk program MBG.
“Kalau empat kali sebulan (ada menu daging sapi), bisa dikalikan Pak,” ujar Dadan.
Dadan mengaku sudah berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal atau Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian alias Kementan, bahwa cadangan sapi nasional untuk mengantisipasi program MBG.
Sontak pernyataan ini memantik reaksi dari netizen.
“Sejak kapan program MBG dapat satu ekor lele? Apalagi daging sapi?” ujar netizen.
“Kasihan banget Pak Prabowo. Terus dibohongi anak buahnya,” timpal netizen lainnya.
Kalau menurut kalian gimana? (hidayat ahmad)






