METRO24JAM.ID – Viralnya satu keluarga tinggal di rumah kardus pinggiran Sungai Deli, langsung mendapat respon dari Pemko Medan. Melalui Camat Medan Labuhan dan Camat Medan Marelan, rumah keluarga miskin itu dikunjungi dan didata.
Tak hanya sekadar mendata, kedua Camat didampingi Danramil juga memberikan bantuan. Dari kunjungan itu juga diketahui kalau lokasi sebenarnya berada di Kelurahan Besar Medan Labuhan, bukan Kecamatan Medan Marelan sebagaimana informasi yang beredar.
“Lokasi sebenarnya di Kelurahan Besar Medan Labuhan, bukan di Medan Marelan, bang. Rumah mereka juga bukan di situ. Cuma karena suaminya buka usaha tempel ban, makanya mereka sekalian tinggal di lokasi itu,” ujar Kadis Kominfo Medan Arrahman Pane saat merespon pemberitaan metro24jam.id, Sabtu (25/7/2026).
Menurut hasil pendataan yang dilakukan, kata Arrahman Pane, keluarga itu beralamat di Lingkungan 25 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan.
“Mereka masih satu kartu keluarga (KK) dengan orangtua suaminya dan tinggal di Lingkungan 25 Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan. Selama ini juga, mereka tetap menerima bantuan PKH dari alamat sesuai KK,” tukas pria yang juga biasa disapa Amon, ini.
Ditegaskan Amon, saat ini pihak kecamatan sudah mendata keluarga miskin ini dan memecah KK-nya agar bantuan juga bisa diperoleh. Sedangkan untuk rumah kardus, berada di jalur hijau Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
“Agar keluarga ini dapat memeroleh bantuan pemerintah secara langsung, tak lagi melalui orangtuanya, pihak kecamatan sudah membantu memecah KK-nya, bang,” ujar Amon. (hidayat ahmad)






