METRO24JAM.ID – Setelah digelar ‘Wali Kota Konten’ oleh netizen, kini Rico Waas mendapat gelar tambahan, ‘Wali Kota Pomade’. Bahkan di sejumlah ruas jalan Kota Medan, spanduk-spanduk Rico Waas ‘Wali Kota Pomade’ juga bertebaran.
Bahkan di spanduk itu juga dituliskan: ‘MENGGUGAT RICO WAAS MUNDUR!’ dengan tagar #WALIKOTAPOMADEOUT!
Hal ini jelas membuat panik anak buah Rico. Bahkan, sejumlah Satpol PP Kota Medan juga terlihat sibuk berupaya menurunkan spanduk-spanduk tersebut.
Apesnya, banyak warga yang menghalangi keinginan petugas Satpol PP menurunkan spanduk. Sebab menurut warga, spanduk yang dipasang merupakan bagian dari aspirasi rakyat.
“Kenapa harus diturunkan, bang? Kan itu juga bagian dari aspirasi rakyat. Biarkan aja gitu,” ujar warga yang coba mengingatkan petugas Satpol PP tentang demokrasi, Jumat (20/2/2026).
Ya, setahun lebih Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berkuasa, Medan dianggap semakin amburadul. Setidaknya, itu lah aspirasi yang semakin masif digaungkan sebagian besar warga Medan.
Tak hanya di media sosial, kali ini aspirasi juga mulai disampaikan dalam bentuk spanduk.
Namun anehnya, Rico seakan tak peduli. Kota Medan tetap semakin sembraut. Parkir liar semakin marak, ruas jalan semakin macat. Arah pembangunan tak ada kejelasan.
Bahkan untuk penentuan pejabat definitif di sejumlah dinas juga Rico tak mampu. Setahun lebih berlalu, hampir separuh dinas kosong tanpa pejabat definitif.
Sementara dalam setiap kesempatan, Rico hanya sering terlihat di media sosial. Bahkan saking totalnya bermedia sosial, akun instagram Rico sampai 2, yakni @ricowaas dan ricowaasofficial.
Alhasil, banyak netizen yang menggelarinya: ‘Wali Kota Konten’. Dan kini, Rico kembali mendapat gelar tambahan, ‘Wali Kota Pomade’. (hidayat ahmad)






