METRO24JAM.ID – Aksi premanisme menjurus barbar terjadi di Medan, Minggu (15/2/2026) sekira jam 15.00 WIB. Rumah advokat Acil Lubis diserang puluhan orang bermotor.
Dijelaskan Acil Lubis, dirinya tidak mengetahui motif di balik penyerangan rumahnya. Namun akibat insiden tersebut, seorang anak berinisial FZ mengalami retak tangan kanan akibat terkena lemparan besi dari orang tak dikenal (OTK).
“Sore itu (Minggu, 15 Februari 2026), tiba-tiba sekitar 30 orang atau 9 sepedamotor datang menyerang. Dua sepedamotor memaksa masuk ke dalam gerbang komplek yang diportal. Salah satu OTK melempar besi dan terkena FZ, anak tetangga berusia 6 tahun yang kebetulan lagi main di rumah,” beber Acil Lubis, Rabu (18/2/2026).
Acil Lubis mengaku tidak memahami aksi ekstrem yang dilakukan puluhan OTK itu di rumahnya dan tanpa motif yang jelas. Apalagi aksi barbar tersebut telah mengancam nyawa anak-anak maupun orang-orang di lokasi kejadian.
Sementara itu, Agus selaku keluarga FZ sangat berharap, polisi segera menangkap para pelaku. Sebab jika aksi seperti ini dibiarkan, maka peristiwa serupa bisa saja terulang di rumah-rumah warga lainnya. Hal ini jelas menimbulkan keresahan bagi banyak orang.
“Saya mohon Pak Kapolrestabes Medan serius. Kami sering melihat bapak di media massa dan media sosial. Fokus memberantas kejahatan. Kasus yang menimpa keluarga kami sampai tangan anak kami FZ retak dilempar besi oleh OTK pasti kecil buat bapak. Kami mohon atensinya, pak. Segera tangkap pelakunya!” ungkap Agus.
Kasus penyerangan dan perusakan hingga mengakibatkan seorang anak juga ikut terluka, kini sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan.
Kini, Acil dan keluarga FZ berharap, polisi segera menangkap dan mengungkap motif para pelaku melakukan teror dan penyerangan. Apalagi sampai tega melukai anak usia 6 tahun yang lagi bermain. (hidayat ahmad)






