METRO24JAM.ID – Tragedi memilukan terjadi di rumah kontrakan sederhana di Jalan Warakas 8 RT 06 RW 10 Kelurahan Warakas Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026). Ibu dan 2 anaknya tewas dibunuh.
Pelakunya tak lain anaknya sendiri, Abdullah Syauqi Jamaludin (22 tahun). Anak ketiga dalam keluarga tersebut, kini resmi menyandang status tersangka setelah polisi memastikan bahwa kematian ibu dan 2 saudaranya merupakan hasil tindakan yang direncanakan.
Sandiwara Abdullah Syauqi juga cukup mencengangkan. Setelah berhasil membunuh ibu, kakak dan adiknya, Abdullah berpura-pura menangis histeris di kuburan.
Aktingnya membuat orang yang hadir di pemakaman merasa iba dan memintanya untuk berhenti menangis. Abdullah juga harus dipapah karena terlihat lemas dan histeris di liang lahat.
Tak hanya di kuburan, saat pertama kali mayat ibu, kakak dan adiknya ditemukan, Abdullah juga berada di lokasi kejadian dalam kondisi terluka. Polisi sempat menduga ia juga menjadi korban.
“Pelaku dengan sengaja meracuni tiga korban. Motifnya adalah dendam karena merasa diperlakukan berbeda dan sering dimarahi oleh ibunya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukaha dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/2/2026).
Dari hasil penyidikan, terungkap bahwa dendam itu telah lama mengendap dalam diri tersangka. (hidayat ahmad)






