METRO24JAM.ID – Warga Distrik Keerom Papua dikejutkan tumpukan kayu gelondongan hanyut terbawa arus Sungai Pas, Rabu (17/12/2025). Akibatnya, satu jembatan utama putus.
Kuat dugaan, insiden ini dipicu aktivitas penebangan liar di hulu sungai yang membuat kayu-kayu besar mengalir deras dan menerjang pemukiman warga.
Bahkan, arus sungai deras yang membawa material kayu dalam jumlah besar, telah merusak jembatan penghubung antarwilayah. Sehingga akses transportasi putus dan mengganggu mobilitas warga.
Dari pantauan di lokasi, beberapa kayu yang tersangkut di pemukiman warga, memicu kekhawatiran banjir susulan.
Sementara itu sebelumnya, Polda Papua telah mengungkap tambang emas tanpa izin di Kali Pur Kilometer 30 Distrik Senggi Keerom. Tambang emas ini beroperasi sejak Mei hingga Juli 2025.
Bupati Keerom Piter Gusbager yang menjabat sejak 2021 dan masih petahana pasca-pilkada 2024, bertanggung jawab atas koordinasi respon bencana.
Didukung Sekda Keerom Trisiswanda Indra, pemerintah daerah sedang mencari rute alternatif untuk memulihkan akses transportasi.
Sementara warga dihimbau waspada terhadap kiriman kayu susulan akibat fluktuasi debit sungai yang tidak bisa diprediksi.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari telah mengeluarkan himbauan umum kesiapsiagaan banjir dan luapan sungai di Papua. (sjc/hidayat ahmad)






