METRO24JAM.ID – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo turun langsung meninjau kondisi daerah terdampak bencana di Tapanuli Tengah Sumatera Utara, Sabtu (27/12/2025) sore. Hasilnya, masih ada 6 dusun yang terisolir.
“Akses ke enam dusun tersebut saat ini hanya dapat dilalui menggunakan kendaraan trail,” ujar Wakapolri.
Menurut Wakapolri, sebelumnya distribusi bantuan dilakukan melalui jalur udara. Namun kini akses darat sudah mulai bisa dimasuki, bahkan suplai logistik juga mulai dilakukan dengan berjalan kaki.
Sedangkan personel kepolisian dari jajaran Polres dan Polsek terus berupaya mendistribusikannya meski banyak kendaraan operasional Bhabinkamtibmas yang sudah tidak dapat digunakan akibat bencana. Bahkan, kendaraan roda empat yang masih bisa digunakan hanya empat unit.
“Karena itu, diperlukan penambahan kendaraan, baik kendaraan operasional Bhabinkamtibmas maupun kendaraan double cabin, mengingat masih terdapat enam dusun yang benar-benar terisolir,” ungkap Wakapolri.
Ditegaskan Wakapolri, fokus bantuan tetap diarahkan ke lima kecamatan karena wilayah terdampak di Tapanuli Tengah cukup luas. Tak dipungkiri, jumlah wilayah terdampak dan korban juga cukup banyak.
Disampaikan Wakapolri, saat ini tersedia lima unit ekskavator yang digunakan untuk membuka akses. Sedangkan untuk jembatan, dengan dukungan Bupati, Kapolres dan seluruh pihak terkait, sudah mulai diperbaiki. Sehingga akses semakin lancar.
“Fokus utama kami adalah penyediaan alat berat untuk mempercepat pembukaan akses. Jika akses dapat segera dibuka, maka jalur logistik akan semakin lancar,” jelas Wakapolri. (hidayat ahmad/tc)






