METRO24JAM.ID – Jemaat Gereja Katholik Paroki Aek Nabara Kabupaten Labuhanbatu geger. Dana gereja yang nilainya mencapai sekitar Rp38 miliar diduga hilang dari simpanan deposito di Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantauprapat. Kok bisa?
Dari informasi yang beredar terungkap, dana puluhan miliar itu sebelumnya disimpan dalam bentuk deposito. Namun saat pihak gereja hendak melakukan penarikan, saldo yang dimaksud tidak ditemukan.
Peristiwa ini pun menimbulkan tanya besar di kalangan jemaat. Bahkan para jemaat sempat melakukan aksi massa untuk mempertanyakan kejelasan dana tersebut dan meminta pihak bank memberi penjelasan mengenai keberadaan uang yang nilainya sangat besar itu.
“Kalau benar uang sebesar itu bisa hilang dari bank, masyarakat tentu bertanya-tanya. Dimana lagi tempat yang benar-benar aman untuk menyimpan dana?” ujar seorang warga yang mengikuti perkembangan kasus ini.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang rinci dari pihak BNI terkait kabar hilangnya dana tersebut. Sementara pihak gereja dan jemaat berharap persoalan ini dapat segera ditelusuri secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kasus ini menjadi perhatian publik di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, mengingat dana yang dipersoalkan mencapai puluhan miliar rupiah dan menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan.
Masyarakat pun berharap pihak berwenang dapat segera melakukan penelusuran dan klarifikasi agar persoalan ini menjadi terang, serta memastikan keamanan dana milik masyarakat yang disimpan di lembaga keuangan. (hidayat ahmad/kni)






