METRO24JAM.ID – Pemkab Deliserdang di bawah kendali Bupati dr Ashari Tambunan digoyang isu mundur secara massal. Sejumlah pejabat eselon 2 dan kini merembet ke eselon 3 ramai-ramai mengundurkan diri. Ada apa?
Gelombang pengunduran diri pejabat di lingkungan Pemkab Deliserdang kini merambah ke jajaran eselon 3. Setelah sebelumnya beberapa pejabat eselon 2 melakukan hal serupa, kini sejumlah pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid) mengikuti langkah tersebut.
Beredar informasi, pengunduran diri secara massal ini dipicu permintaan pimpinan yang diduga menyalahgunakan wewenang. Karena kabarnya, para pejabat dihadapkan pada pilihan sulit, mundur secara sukarela atau sanksi disiplin yang lebih berat akan menanti.
Contoh pejabat yang menjadi sorotan adalah Jumakir, Kepala Bidang Pembinaan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang. Jumakir dikenal sebagai pejabat senior yang memiliki rekam jejak panjang. Mulai dari kepala sekolah hingga menjabat sebagai Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Meski baru beberapa bulan menjabat sebagai Kabid Pembinaan SMP, Jumakir memutuskan untuk melepas jabatannya dan kini dipindahkan ke Dinas Perpustakaan dan Arsip.
Dinas tempat Jumakir bernaung membantah ada unsur paksaan dalam proses perpindahan dan menegaskan bahwa keputusan tersebut murni atas keinginan pribadi yang bersangkutan.
“Iya kemarin dia mengajukan pengunduran diri. Bukan karena itulah (dipaksa mundur). Katanya karena alasan kesehatan gitu,” ujar Kadis Pendidikan Deliserdang Suparno, Rabu (11/3/2026).
Fenomena pengunduran diri juga terjadi di Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang). Kabid Konsumsi Mahyudin Siregar mengundurkan diri. Langkah ini dilakukan Mahyudin tak lama setelah atasannya, Rahman Saleh Dongoran, mengajukan surat pengunduran diri dari posisi Kepala Dinas.
Keduanya diketahui memiliki hubungan kerja yang cukup lama sejak masih bertugas bersama di Dinas Pertanian.
Menariknya, seluruh pejabat yang mundur mencantumkan alasan seragam dalam surat resmi mereka, yakni terkait kondisi kebugaran fisik yang menurun.
“Iya mengundurkan diri saya, ya karena alasan kesehatan lah. Nggak usah diperpanjang lah, karena memang kurang sehat saya ini,” ucap mantan Kadis Ketapang Rahman Saleh Dongoran. (hidayat ahmad/tmc)






