METRO24JAM.ID – Musda XI Partai Golkar Sumut akhirnya berhasil memilih ketua baru. Andar Amin Harahap terpilih secara aklamasi sebagai ketua Golkar Sumut Periode 2025-2030. Sedangkan pesaingnya, Hendriyanto Sitorus, gagal bertarung karena hanya bisa mendapatkan 2 dukungan suara.
Andar Amin Harahap menjadi satu-satunya calon ketua yang dinyatakan memenuhi syarat oleh Panitia Musda Golkar Sumut.
Sementara Hendriyanto Sitorus tidak memenuhi syarat sebagai ketua Golkar Sumut, lantaran tidak memenuhi syarat dukungan suara minimal 30 persen.
Hakim Komaruddin selaku pimpinan sidang mengatakan, setelah dilakukan verifikasi berkas pendaftaran oleh steering coomitte, dukungan terhadap Andar berjumlah 21 dukungan. Sementara Hendriyanto Sitorus hanya mendapatkan 2 dukungan dari 39 pemilik hak suara.
“Oleh karena itu, setelah SC membacakan persyaratan calon ketua Golkar, hanya Andar Amin Harahap yang memenuhi persyaratan sebagai ketua Golkar, dengan lebih dari 50 persen dukungan,” kata Hakim di acara Musda XI Golkar Sumut yang berlangsung di JW Marriot Hotel Medan, Minggu (1/2/2026).
Setelah disetujui forum, pimpinan sidang kemudian menetapkan Andar Amin sebagai ketua Golkar Sumut.
“Sehingga menurut aturan organisasi, bila hanya ada satu calon, maka Andar Amin Harahap ditetapkan sebagai ketua Golkar Sumut periode 2025-2030 secara aklamasi,” kata Hakim.
Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung menegaskan, Musda ini bukan sekadar ajang perebutan kursi pimpinan, melainkan momentum menyatukan arah perjuangan ke depannya.
“Musda ini bukan hanya soal siapa ketuanya. Yang jauh lebih penting adalah menyamakan visi, menyatukan pandangan dan memastikan roda organisasi bergerak ke arah yang sama,” tegasnya.
Doli berharap, ke depannya Partai Golkar Sumut dapat bersinergi dengan pemerintah dan mendukung segala bentuk program kerja yang berdampak langsung untuk masyarakat.
“Golkar tidak bisa bergantung pada satu figur ketua. Ini partai besar. Kuncinya adalah kerja kolektif, soliditas dan disiplin organisasi. Golkar adalah bagian dari pemerintahan. Kita mengusung Gubernur dan Wakil Gubernur, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk mengawal, mengingatkan dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Sumut,” tegasnya. (hidayat ahmad)






