METRO24JAM.ID – Satu rekaman video viral memperlihatkan 2 pencuri hape yang diduga jadi korban penganiayaan, Glendito Oppusunggu dan Rizky Kristian, santai merokok sambil tertawa di samping polisi yang diduga Sinto Sembiring, saat proses prarekonstruksi di Hotel Kristal Medan.
Narasi viral itu menyoroti dugaan perlakuan ‘istimewa’ polisi. Sementara korban pencurian yang juga tersangka penganiayaan 2 pencuri, Persada Putra Sembiring alias PP, dilakukan berbeda dengan tetap di mobil tak boleh keluar.
Dugaan perlakuan ‘istimewa’ terhadap Glendito dan Rizky saat gelaran prarekonstruksi itu pun diprotes keluarga Putra Sembiring.
Merespon hal itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengaku akan mendalami dan menyerahkannya ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam).
“Kalaupun ada hal-hal yang tidak sesuai, tentu nanti saya sampaikan ke Propam untuk mendalaminya,” kata Calvijn di Mapolrestabes Medan, Kamis (12/2/2026).
Dijelaskan Calvijn, prarekonstruksi yang akan digelar itu, memang belum jadi terlaksana. Sehinga akan dicari lagi waktunya.
“Untuk prarekonstruksi tidak terlaksana, tapi nanti kami akan cari jadwal selanjutnya yang betul-betul saksi dan tersangka sesuai waktunya. Semoga kasus ini bisa terselesaikan dengan baik,” katanya.
Calvijn juga membeberkan alasan prakrekonstruksi batal terlaksana.
“Kemarin pada saat akan dilakukan prarekonstruksi, kami melihat ada beberapa kegiatan lain yang juga penting. Sehingga kita putuskan akan atur waktu lainnya,” ucapnya.
Dijelaskannya, prarekonstruksi akan dijadwalkan ulang dengan mempertimbangkan teknis pelaksanaan, termasuk kemungkinan menggunakan peran pengganti.
“Apakah nanti kita akan melakukan di lokasi yang sama atau di lokasi pengganti atau di lokasi yang sesuai dengan faktanya dengan peran yang betul. Atau peran saksinya dan tersangkanya menggunakan peran pengganti,” paparnya.
Calvijn menambahkan, pelaksanaan rencana prarekonstruksi itu sebenarnya masih berjalan sesuai ketentuan.
“Sampai dengan saat ini, pelaksanaan rencana prarekonstruksi saya lihat masih berjalan sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.
Adapun hotel yang dijadikan tempat prarekonstruksi adalah tempat kejadian perkara (TKP) penganiayaan oleh Putra Sembiring terhadap Glendito dan Rizky. (hidayat ahmad)






