METRO24JAM.ID – Setahun lebih Medan dipimpin Rico Tri Putra Bayu Waas. Bukannya lebih baik, Medan malah dinilai semakin amburadul. Bahkan untuk mendudukkan pejabat definitif di sejumlah dinas, Rico dianggap tak mampu. Tak heran, orang nomor 1 di Pemko Medan, ini dijuluki ‘Wali Kota Konten’!.
Julukan itu diberikan sejumlah netizen karena Rico dianggap bekerja berdasarkan konten. Kunjungannya ke sejumlah warga tak ubahnya konten kreator, datang lalu disebar ke media sosial. Tanpa solusi apapun.
“Wali kota seremonial aja ini. Wali kota konten. Gak bisa kerja,” ungkap sejumlah netizen yang juga warga Medan saat mengomentari pemberitaan Wali Kota Medan Rico Waas di sejumlah platform media sosial, Senin (16/2/2026).
Tak hanya dijuluki ‘Wali Kota Konten’, Rico Waas juga dijuluki ‘Wali Kota Karbitan’. Hal ini tak lepas dari lemahnya kepemimpinan Rico Waas dalam setiap mengambil kebijakan.
“Parah memang Wali Kota kita sekarang. Terkesan karbitan. Kemenangannya kemarin pun, kemungkinan besar tak lepas dari ‘tangan-tangan penguasa’. Dampaknya kita rasakan sekarang. Tak bisa kerja. Dudukkan pejabat di sejumlah dinas pun tak mampu,” demikian desas-desus di lingkungan wartawan Kota Medan.
Ya, julukan-julukan yang mengarah kepada sindiran itu tak lepas dari sikap dan kebijakan Rico Waas dalam memimpin Medan. Hampir tak ada hal yang substansial yang bisa dilakukan Rico.
Ketegasan Rico pun diragukan. Banyak pejabat yang bermasalah, tapi seakan didiamkan. Bahkan setahun menjabat, 10 dinas masih kosong alias belum ada pejabat yang definitif.
Bahkan yang terakhir, ada pejabat yang malah memilih mundur. Jadi salahkah ketika rakyat yang sudah muak menjulukinya ‘Wali Kota Konten’? (hidayat ahmad)






