METRO24JAM.ID – Kondisi trek lari di Lapangan Merdeka kembali mengalami kerusakan. Hal ini merupakan kesalahan dari kontraktor. Sehingga perbaikannya pun masih dilakukan oleh kontraktor yang membuat jalur trek lari.
Setidaknya itu yang dikatakan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase, Senin (9/2/2026).
Jhon Ester Lase mengatakan, tidak hanya memperbaiki trek lari, pihaknya juga akan merampungkan total pengerjaan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan pada pertengahan Februari 2026.
“Masalah jogging track (trek lari) sudah terjadi sejak awal pemasangan. Adapun perbaikan sebelumnya bersifat parsial,” ujarnya.
Dikatakan Jhon Ester Lase, perbaikan saat ini akan bersifat menyeluruh. Sehingga harapannya akan lebih awet dan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat pengguna Lapangan Merdeka. Sedangkan perbaikan dan biaya ditanggung pihak kontraktor proyek.
“Pekerjaan perbaikan ini masuk dalam pemeliharaan pekerjaan tahap II, sehingga masih menjadi tanggung jawab pelaksana proyek,” ungkapnya.
Selain trek lari, sejumlah alat olahraga juga telah terpasang di seputar Lapangan Merdeka. Namun alat-alat olahraga itu masih dibungkus plastik.
“Alat-alat olahraga masih terbungkus plastik karena belum dilakukan serah terima pekerjaan tahap III dari pihak pelaksana. Sehingga belum bisa dinikmati masyarakat. Serah terima direncanakan pada pertengahan Februari ini,” bebernya.
Jhon Ester Lase optimistis revitalisasi Lapangan Merdeka dapat dirampungkan sepenuhnya, sebagaimana target yang sebelumnya disampaikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap saat meninjau lokasi pada Januari 2026.
“Semoga tidak ada kendala lagi. Kami optimistis selesai, meskipun tanggal kontrak berakhir pada 16 Februari 2026,” pungkasnya.
Sebelumnya, trek lari Lapangan Merdeka sempat ditutup karena rusak dan terkelupas di sejumlah titik dan ditumpuk di tepi jalur.
Akibat kerusakan itu, jalur lari kembali dipasangi tali pembatas kuning-hitam. Sejumlah kertas pengumuman bertuliskan “Maaf!!! Jogging Track Ditutup Sementara Sedang Ada Perbaikan!” terkpajang di beberapa sisi lapangan.
Meski ditutup, ratusan warga tetap memanfaatkan jalur luar untuk olahraga jalan dan berlari. Tak sedikit pula yang berswafoto di depan area yang dibatasi.
Perlu juga diketahui, revitalisasi Lapangan Merdeka Medan menelan anggaran lebih Rp497 miliar dengan skema tahun jamak (multiyears) sejak 2022 hingga 2024. Pada 2025, Pemko Medan kembali mengalokasikan Rp78,5 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung.
Namun anehnya, dengan dana yang cukup fantastis itu, pelaksanaan proyek molor hingga 2026. Meski sempat diresmikan, tapi kondisi Lapangan Merdeka jauh dari kata layak untuk digunakan.
Hanya bangunan luar yang tampak selesai, sedangkan dalamnya masih belum ada yang selesai. Bahkan banyak barang, seperti eskalator dan lainnya, menjadi besi tua yang teronggok tanpa bisa digunakan. (hidayat ahmad)






