METRO24JAM.ID – Perang spanduk terjadi di Medan. Setelah gerakan 1.000 spanduk masif dipasang di sejumlah titik jalan strategis, kini giliran spanduk pendukung Rico-Zaki terpasang di sejumlah ruas jalan.
Banyak yang menilai, pemasangan spanduk balasan dari pendukung Rico-Zaki merupakan bentuk ketidakdewasaan pendukung dan junjungannya, yakni Rico Tri Bayu Putra Waas. Harusnya, kritik dibalas dengan kinerja yang lebih baik.
“Harusnya kritik dibalas dengan kinerja yang lebih baik lagi. Bukan dibalas dengan spanduk yang saling menjelekkan. Tampak sekali pendukung Rico belum dewasa. Dan Rico sebagai pemimpin, gagal meredam sikap sombong pendukungnya,” ujar Arsyad, warga Medan, saat melihat banyaknya sebaran spanduk di sejumlah ruas jalan Kota Medan, Selasa (24/2/2026).
Ya, beberapa hari terakhir ini, warga Medan disuguhi pemandangan spanduk tentang Rico Waas yang diminta mundur. Setelah spanduk MENGGUGAT RICO WAAS MUNDUR! #WALKOTPOMADEOUT diturunkan Satpol PP, kini spanduk balasan bertebaran di sejumlah titik jalan strategis.
“Lebih Baik Wali Kota Pomade daripada Pemimpin Mesum? Clear … ya?”
Begitulah bunyi salah satu spanduk yang digagas dari Forum Masyarakat Pendukung Rico-Zaki.
Spanduk lainnya juga disebar dengan narasi berbeda.
“BIAR TAU KELEN WOOY …! SEJAK RICO WALI KOTA MEDAN, CALO JABATAN, KORUPTOR PROYEK STRESS ..! MAMPOS KELEN KAN ..!”
Kini, spanduk pendukung Rico Waas masih terlihat di sejumlah ruas jalan dan belum ada tanda-tanda akan diturunkan Satpol PP. Berbeda dengan spanduk mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, begitu dipasang langsung diturunkan Satpol PP.
Dan yang lebih menggelitik, siapakah “Pemimpin Mesum” yang dimaksud Forum Masyarakat Pendukung Rico-Zaki? (hidayat ahmad)






