METRO24JAM.ID – Sejumlah personel Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan melalui UPT Medan Timur melakukan pemangkasan sejumlah ranting pohon. Suara gemuruh mesin pemangkas pohon pun terdengar di sepanjang Jalan Purwo Medan Timur.
Pemangkasan dilakukan sebagai upaya perawatan dan pemeliharaan pohon, sekaligus mengantisipasi resiko pohon tumbang yang kerap mengancam keselamatan pengguna jalan. Terutama saat musim hujan disertai angin kencang.
Selain menjaga keamanan, pemangkasan juga bertujuan memperindah estetika kota serta mengarahkan pertumbuhan pohon agar lebih teratur dan sehat.
“Ini bagian dari tugas kami. Agar warga merasa aman dan nyaman saat melintas. Jadi yang sudah terlalu lebat dipangkasi, biar tidak patah kena warga ,” ujar Ari, seorang petugas di lokasi, seperti dikansir tribun-medan, Minggu (11/9/2026).
Tak hanya fokus pada pohon, perhatian UPT Medan Timur juga tertuju pada persoalan klasik Kota Medan, yakni banjir.
Apalagi banjir umumnya terjadi akibat kombinasi faktor alam dan ulah manusia.
Tak hanya di Jalan Purwo, Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Gibson Panjaitan terlihat mengerahkan personel SDABMBK Kota Medan juga melakukan normalisasi drainase di Jalan Aksara Medan Tembung.
Lumpur dan sejumlah sampah yang menyumbat saluran air dibersihkan satu per satu. Hal ini dilakukan agar aliran air kembali lancar.
“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk meminimalkan resiko terjadinya genangan air saat musim hujan,” ujarnya.
Dijelaskannya, drainase yang tersumbat, dapat menghambat aliran air dan memicu banjir di pemukiman warga. Melalui kegiatan ini, Pemko Medan juga mengajak warga untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Upaya pemerintah tak akan maksimal tanpa dukungan dan kesadaran bersama. Kalau drainase bersih dan lingkungan terjaga, banjir bisa kita tekan bersama,” tukasnya. (hidayat ahmad)






