• Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap
Metro24Jam.id
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Metro24Jam.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Home Medan

Kebijakan Wali Kota Medan Larang Penjualan Daging Babi Berpotensi SARA

Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Ancam Wali Kota

22 Februari 2026
/ Medan
Kebijakan Wali Kota Medan Larang Penjualan Daging Babi Berpotensi SARA

METRO24JAM.ID – Wali Kota Medan Rico Waas terus menuai kritik. Tak hanya dari kalangan mahasiswa yang telah menggelarinya ‘Wali Kota Pomade’, kini pedagang dan penikmat babi juga ikut mengkritisi kebijakannya.

Bahkan pedagang yang tergabung dalam Horas Bangso Batak (HBB) mengancam akan berunjukrasa ke DPRD dan Pemko Medan jika aturan pelarangan berjualan babi tidak dicabut.

BacaJuga

Seribuan Pelayat Lepas Keberangkatan Husni ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Ramadhan ke-4 Pajak Kampung Lalang Padat, Pedagang Emperan Jalan juga Semakin Banyak

Gawat! Setelah ‘Wali Kota Konten’ Beredar di Medsos, Kini Spanduk ‘Wali Kota Pomade’ Bertebaran di Jalan-jalan

“Horas! Mejuah-juah! Njuah-juah! Yahobu! Kami dari aksi solidaritas pedagang dan konsumen daging babi Kota Medan, dengan ini menolak surat edaran Wali Kota Medan Nomor 500 titik tujuh titik satu garing 1540 tertanggal 13 Februari 2026 yang pada pokoknya mengenai pelarangan penjualan daging babi di Kota Medan, kami minta dicabut,” tegas sejumlah pedagang dalam pernyataannya.

Para pedagang juga mengancam akan melakukan aksi demo ke DPRD dan Pemko Medan, jika surat edaran Wali Kota itu tidak dicabut.

“Jika kebijakan ini tidak segera dicabut, kami akan melakukan aksi demo ke DPRD dan Kantor Wali Kota Medan!” tegas para pedagang.

Sungguh ironi memang. Di tengah gencarnya kritikan akan kinerja Wali Kota Medan Rico Waas, kini malah muncul kebijakan yang dinilai penuh kontroversi.

“Wali Kota Medan Rico Waas seakan panik. Di tengah kritik yang menilai kinerjanya buruk, Rico diduga mau mengambil hati umat Muslim dengan kebijakan yang penuh kontroversi. Jelas ini kebijakan yang salah kaprah,” ujar Penggiat Sosial Yunan Habibi, saat menanggapi kebijakan Wali Kota Medan yang melarang penjualan daging babi, Minggu (22/2/2026).

Dijelaskan Yunan, kebijakan pelarangan penjualan babi tanpa memiliki konsep yang jelas, itu sangat berisiko membenturkan umat dan berpotensi SARA.

“Karena kalau pun ada pelarangan, dimana? Tidak juga di tempat yang mayoritas umat Kristiani atau yang tidak ada larangan makan babi, Wali Kota membuat larangan. Jangan membuat kebijakan yang ambigu dan berpotensi memecah belah umat,” tegas Yunan.

Ditambahkan Yunan, jika ada pedagang babi yang berjualan di tengah-tengah pedagang umat Muslim itu yang harus ditindak. Jadi tak perlu pakai surat edaran yang sekoyong-koyong seluruh pedagang babi dilarang berjualan.

“Kalau ada pedagang babi yang berjualan di tempat yang mayoritas muslim, itu yang harus ditindak. Tak perlu surat edaran, semua pasti sudah ada payung hukumnya. Misal, ada pedagang babi berjualan di samping Rumah Makan Padang di kawasan Simpang Limun, jelas itu harus ditindak tegas. Jadi sekali lagi, tak perlu surat edaran,” ujarnya. (hidayat ahmad)

Tags: BeritaLarangan Jualan Daging Babimetro24jamPemko Medan
Sebelumnya

Baru Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota, AKBP Catur Erwin Dicopot

BacaJuga

Seribuan Pelayat Lepas Keberangkatan Husni ke Tempat Peristirahatan Terakhir
Medan

Seribuan Pelayat Lepas Keberangkatan Husni ke Tempat Peristirahatan Terakhir

22 Februari 2026
Ramadhan ke-4 Pajak Kampung Lalang Padat, Pedagang Emperan Jalan juga Semakin Banyak
Medan

Ramadhan ke-4 Pajak Kampung Lalang Padat, Pedagang Emperan Jalan juga Semakin Banyak

22 Februari 2026
Gawat! Setelah ‘Wali Kota Konten’ Beredar di Medsos, Kini Spanduk ‘Wali Kota Pomade’ Bertebaran di Jalan-jalan
Medan

Gawat! Setelah ‘Wali Kota Konten’ Beredar di Medsos, Kini Spanduk ‘Wali Kota Pomade’ Bertebaran di Jalan-jalan

20 Februari 2026
Sungguh Miris! Dianggap tak Becus Pimpin Medan, Rico Waas Dijuluki ‘Wali Kota Konten’!
Medan

Sungguh Miris! Dianggap tak Becus Pimpin Medan, Rico Waas Dijuluki ‘Wali Kota Konten’!

17 Februari 2026
Tak Kuat Bolak-balik Dipanggil APH, Dirut RSUD dr Pirngadi Pilih Mundur?
Medan

Tak Kuat Bolak-balik Dipanggil APH, Dirut RSUD dr Pirngadi Pilih Mundur?

16 Februari 2026
Setahun Menjabat Kursi Kadis Banyak Diisi Plt, Birokrasi di Bawah Kendali Rico Waas Benar-benar Kacau!
Medan

Setahun Menjabat Kursi Kadis Banyak Diisi Plt, Birokrasi di Bawah Kendali Rico Waas Benar-benar Kacau!

15 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In