METRO24JAM.ID – Sudah lebih setahun Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjalankan roda pemerintahan di Pemko Medan. Namun pemerintahan malah terkesan amburadul. Pemberitaan bernada miring terus berseliweran tanpa bisa diredam.
Alhasil, fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan dipertanyakan. Karena apapun ceritanya, dengan anggaran yang cukup besar, Diskominfo harusnya bisa membangun komunikasi dengan sejumlah pihak hingga situasi bisa berjalan kondisif.
Namun sayang, Arrahman Pane alias Amon yang dipercaya menjadi Kadis Kominfo dinilai gagal mengemban tugasnya. Situasi Pemko Medan malah kacau balau. Pemberitaan miring terus berseliweran.
“Sudah selayaknya Wali Kota Medan mengganti Kadis Kominfo Medan Arrahman Pane. Pejabat yang tak bisa kerja seperti Arrahman Pane, tak pantas menjabat Kadis Kominfo. Cakap aja payah, bagaimana mau membangun komunikasi dengan warga dan wartawan,” ungkap Penggiat Kebijakan Publik Yunan Habibi SH kepada wartawan, Minggu (8/3/2026).
Dijelaskan Yunan, kalau pun selama ini Arrahman Pane bisa aman selama menjabat lebih 6 tahun, itu karena Wali Kota di zamannya mampu membangun komunikasi ke sejumlah pihak.
“Jadi selama dia menjabat di pemerintahan sebelumnya, dia memang sudah tak layak. Tapi karena Wali Kota seperti Eldin, Ahyar hingga Bobby mampu berkomunikasi dengan sejumlah pihak, kebodohan Arrahman Pane bisa tertutupi,” ujar pengacara muda ini tegas.
Pernyataan Yunan Habibi tampaknya ada benarnya juga. Saat wartawan coba berkomunikasi dengannya via telpon, Amon sedikitpun tak mau menjawab. Berulang kali chat dilayangkan juga tak direspon.
Melihat sikapnya yang sulit berkomunikasi, memang sudah selayaknya Wali Kota Medan Rico Waas segera menggantinya.
“Kalau dengan wartawan aja dia (Amon) sulit berkomunikasi, bagaimana dengan publik? Sangat wajar kalau pemerintahan di zaman Rico yang memang belum berpengalaman di birokrasi, jadi amburadul. Wong berkomunikasi dengan wartawan aja sangat sulit,” beber Yunan. (hidayat ahmad)






