• Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap
Metro24Jam.id
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Metro24Jam.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Home Medan

Di Balik Unjuk Rasa Pedagang dan Konsumen Babi, Ada Kapolrestabes Medan yang Sejukkan Suasana

Suasana yang Sempat Deadlock, Berhasil Berubah Jadi Damai

27 Februari 2026
/ Medan
Di Balik Unjuk Rasa Pedagang dan Konsumen Babi, Ada Kapolrestabes Medan yang Sejukkan Suasana

METRO24JAM.ID – Terik mentari yang begitu panas, sama dengan panasnya suasana aksi unjuk rasa pedagang dan konsumen babi di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (26/2/2026). Suasana yang sempat deadlock, nyaris berujung anarkis.

Beruntung ada sosok seperti Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak. Aksi demo yang nyaris berujung anarkis, bisa diredam menjadi unjuk rasa damai. Para orator dan pendemo, berhasil pulang dengan damai.

BacaJuga

Soal Revitalisasi Stadion Teladan, Gubsu Bobby Nasution Sental Wali Kota Medan

Tak Kunjung Dilantik Jadi Pejabat Definitif, Plt Kadis SDABMK Pilih Hengkang ke Pemprovsu

Jika tak Ingin Pemerintahannya Makin Kacau, Sudah Selayaknya Wali Kota Ganti Kadis Kominfo Medan

Meski tak bisa memuaskan semua pihak, setidaknya ketegangan bisa dicairkan. Solusi sementara bisa diterima oleh kedua belah pihak.

Ya, ketengangan sempat terjadi saat perwakilan pengunjukrasa diterima Wali Kota Medan Rico Tri Bayu Putra Waas di Ruang Rapat II Asisten Pemerintahan Umum Setdako Medan. Suasana yang awalnya cukup akrab, berubah jadi tegang saat perwakilan pengunjukrasa mendesak Rico Waas mencabut surat edaran (SE) No 500-7.1/1540.

Rico Waas yang didesak hanya diam. Ada beberapa menit suasana tegang itu berlangsung.

Melihat suasana yang kurang kondusif, Kombes Jean Calvijn berupaya mengarahkan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Sosial M Sofyan untuk menskor rapat. Rapat pun diskor dengan janji 10 menit.

Namun 10 menit berlalu, tanda-tanda kemunculan Rico Waas belum juga tampak. Usut punya usut, ternyata Rico masih tetap menolak mencabut SE yang dikeluarkannya.

Suasana tegang pun semakin terasa. Apalagi di luar, para pengunjukrasa sudah mulai ribut. Di samping kepanasan dibakar terik matahari, perwakilan pengunjukrasa juga tak kunjung keluar.

Sementara di ruang rapat, ketegangan semakin terasa. Para perwakilan pedagang dan konsumen babi mulai mendesak M Sofyan agar mendesak Wali Kota mencabut SE yang diedarkannya.

“Cabut dulu suratnya, baru kita revisi bersama-sama,” ujar Ketum KKDBI Dr Murniati Tobing.

Hal yang sama juga disampaikan Ketum HBB Lamsiang Sitompul dan Ketua GAMKI Medan Boydo Panjaitan.

Namun Sofyan yang jadi perpanjangan tangan Wali Kota Rico Waas tetap keukeuh menolak mencabut SE yang sudah dikeluarkan. Menurut Sofyan, Wali Kota tetap pada prinsipnya akan merevisi SE yang sudah terlanjur beredar.

Melihat situasi itu, Kapolrestabes Medan langsung menengahi. Dengan penuh kekeluargaan, Kombes Jean Calvijn berusaha meyakinkan pihak perwakilan pedagang dan konsumen babi.

Dengan tegas Kapolrestabes Medan juga menjamin tidak akan ada lagi penggusuran pedagang babi di Medan. SE No 500-7.1/1540 akan direvisi dan pedagang tetap boleh berjualan sambil menunggu penataan dari Pemko Medan.

Untuk meyakinkan para pengunjukrasa di luar, Calvijn juga mengajak Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap untuk menemui pengunjukrasa.

Ketegangan pun mencair. Para perwakilan pedagang dan konsumen babi berorasi dengan mengatakan Wali Kota Medan bersedia merevisi SE dengan didampingi Wakil Wali Kota Medan. Massa pun tenang hingga berangsur membubarkan diri. (hidayat ahmad)

Tags: BeritaKapolrestabes Medanmetro24jamPedagang babi dilarangPemko Medan
Sebelumnya

Harusnya Wali Kota Prioritaskan Masalah Banjir dan Begal daripada Ngurusi Lapak Pedagang Babi

Selanjutnya

Bikin Malu! Wali Kota Medan ‘Kabur’ Usai Diminta Cabut Surat Edaran Soal Babi

BacaJuga

Soal Revitalisasi Stadion Teladan, Gubsu Bobby Nasution Sental Wali Kota Medan
Medan

Soal Revitalisasi Stadion Teladan, Gubsu Bobby Nasution Sental Wali Kota Medan

10 Maret 2026
Tak Kunjung Dilantik Jadi Pejabat Definitif, Plt Kadis SDABMK Pilih Hengkang ke Pemprovsu
Medan

Tak Kunjung Dilantik Jadi Pejabat Definitif, Plt Kadis SDABMK Pilih Hengkang ke Pemprovsu

9 Maret 2026
Jika tak Ingin Pemerintahannya Makin Kacau, Sudah Selayaknya Wali Kota Ganti Kadis Kominfo Medan
Medan

Jika tak Ingin Pemerintahannya Makin Kacau, Sudah Selayaknya Wali Kota Ganti Kadis Kominfo Medan

8 Maret 2026
Pasokan BBM Mulai Nyendat di Medan, Pertamina Jangan Bikin Warga Tambah Panik
Medan

Pasokan BBM Mulai Nyendat di Medan, Pertamina Jangan Bikin Warga Tambah Panik

7 Maret 2026
Sudah Tak Kantongi PBG, Pengusaha Bangunan Ilegal Ancam ‘Sikat’ Penjaga Bangunan Pakai Oknum
Medan

Sudah Tak Kantongi PBG, Pengusaha Bangunan Ilegal Ancam ‘Sikat’ Penjaga Bangunan Pakai Oknum

6 Maret 2026
Statemen Bahlil Soal Stok BBM Bikin Warga Medan Panik Hingga Berjejal Antre di SPBU
Medan

Statemen Bahlil Soal Stok BBM Bikin Warga Medan Panik Hingga Berjejal Antre di SPBU

6 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In