METRO24JAM.ID – Program berobat gratis dengan hanya menggunakan KTP di Sumut, terkesan hanya jargon. Banyak keluhan akibat adanya pihak rumah sakit yang menolak pasien berobat dengan KTP.
Hal ini jelas menjadi perhatian serius Gubsu Bobby Nasution. Dalam rapat dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumut Muhammad Faisal Hasrimy dan pihak BPJS, Bobby mempertanyakan kenapa pasien yang berobat dengan KTP banyak yang ditolak.
“Izin bertanya Pak Gub. Apakah program UHC masih berlaku? RSU Melati di Sergai terdaftar di BPJS namun diminta berobat umum,” beber Bobby membaca kiriman pesan chat dari warga.
Menanggapi hal itu, Kadis Kesehatan Sumut dan pihak BPJS seakan tak sejalan dengan pola pikir Gubsu. Karena dalam paparannya, Hasrimy tak bisa memberi jawaban yang memuaskan tentang kendala warga tak bisa berobat dengan KTP.
Hasrimy hanya menjawab normatif bahwa pihaknya akan menegur dan memberi sanksi pihak rumah sakit yang menolak, tapi tak memberikan solusi apapun.
Pihak BPJS juga sama. Pasien berktp Sumut yang ditolak kebanyakan di daerah yang keaktifannya di bawah 80 persen. Hal itu juga dibenarkan Kadis Kesehatan.
Menanggapi jawaban yang dirasa kurang memuaskan, Bobby langsung menimpali dengan kesal. Menurutnya, program UHC pastilah warga yang BPJS-nya banyak tidak aktif.
“Program UHC pasti menyasar bagi warga yang BPJS-nya banyak tidak aktif atau bahkan tidak memiliki BPJS. Karena itulah kita memberikan program UHC,” tukasnya. (hidayat ahmad)

