METRO24JAM.ID – Warga Blang Cut di Kabupaten Pidie Jaya mulai resah. Sudah lebih sebulan, kondisi rumah mereka masih tertimbun lumpur.
Mirisnya, tak ada satu pun dari pemerintah yang datang untuk memberikan bantuan pengorekan. Rumah-rumah itu terpaksa dibiarkan terbengkalai dengan kondisi lumpur yang sudah menjadi tanah.
“Apakah masih ada harapan? Sejak bencana banjir menghantam, tak ada bantuan pemerintah untuk membenahi rumah-rumah kami,” ujar seorang warga mengaku bernama Jakfar sedih.
Dijelaskannya, sejak bencana banjir terjadi, kondisi rumah-rumah warga di Blang Cut banyak yang rusak. Air membawa lumpur setinggi rumah, banyak menggenangi rumah.
Dan kini, katanya lagi, lumpur-lumpur itu sudah mengeras menjadi endapan tanah. Namun pemerintah tak pernah sekali pun memberikan bantuan untuk membersihkan endapan lumpur tersebut.
“Kalau memang tak mampu, baiknya pemerintah segera menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional. Agar recovery (pemulihan) pascabencana bisa segera dilakukan,” ujarnya lagi.
Bahkan yang lebih membuatnya miris, pemerintah seakan peduli dengan membuat rumah hunian sementara. Namun rumah warga yang harusnya bisa ditempati, tak kunjung dibersihkan.
“Harusnya kalau memang mampu atasi bencana, pemerintah bisa sigap membersihkan lumpur-lumpur yang mengendap menjadi tanah di rumah dan perkampungan warga. Inikan tidak. Lumpur-lumpur itu didiamkan jadi endapan tanah,” ujarnya geram.
“Mungkin karena huntara (hunian sementara) itu ada duitnya dan bisa dijadikan pencitraan untuk foto-foto. Makanya pemerintah cepat kali bergerak. Sementara kalau mengeruk endapan lumpur, jelas pekerjaan melelahkan yang mungkin gak ada duitnya?” kritiknya tajam. (hidayat ahmad)






