METRO24JAM.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar menyatakan, Aceh diguncang 11 kali gempa terhitung sejak Rabu (31/12/2025) dini hari hingga Kamis (1/1/2026) siang sekitar jam 11.10 WIB.
“Per tanggal 31 Desember 2025 jam 00.00 WIB, sampai dengan 1 Januari 2026, sudah 11 kali terjadi gempa untuk seluruh wilayah Aceh,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin yang dihubungi dari Banda Aceh.
Dia merinci, 11 kali gempa bumi di Aceh terjadi mulai jam 00.13 WIB dengan magnitudo 2.2 di Kabupaten Pidie Jaya dengan kedalaman 5 kilometer (km).
Kemudian, jam 00.33 WIB, magnitudo 1.8 dengan kedalaman dua km. Jam 01.02 WIB, magnitudo 2.3 dengan kedalaman lima km di Kabupaten Gayo Lues. Dan jam 01.10 WIB, gempa 1.6 magnitudo pada kedalaman enam km mengguncang Kabupaten Bener Meriah.
Sekitar jam 01.16 WIB, gempa 2.8 magnitudo kembali mengguncang Kabupaten Gayo Lues pada kedalaman 3 km. Lalu, jam 06.58 WIB, gempa terjadi lagi di Kabupaten Bener Meriah dengan magnitudo 2.7 pada kedalaman 4 km.
Selanjutnya, pada jam 07.07 WIB, gempa magnitudo 1.2 terjadi di Kota Subulussalam dengan kedalaman 4 km. Lalu, jam 07.12 WIB, gempa magnitudo 1.7 kembali mengguncang Kabupaten Gayo Lues di kedalaman 11 km.
Gempa kesembilan terjadi jam 09.13 WIB, dengan magnitudo 4.4 di Kabupaten Aceh Jaya pada kedalaman 10 km. Lalu, jam 10.00 WIB, kembali mengguncang Kabupaten Bener Meriah dengan magnitudo 2.0 pada kedalaman 10 km, dan gempa bumi kembali terjadi di Kabupaten Aceh Jaya pada jam 11.10 WIB, dengan magnitudo 2.8, pada kedalaman 29 km.
Andi menyampaikan gempa bumi yang terjadi pada beberapa lokasi di Aceh disebabkan adanya aktivitas sesar, baik yang berada di laut maupun di darat Aceh.
“BMKG sampai saat ini terus melakukan monitoring aktivitas-aktivitas kegempaan yang terjadi, khususnya di wilayah Aceh,” ujarnya.
Dia menambahkan, seperti informasi yang telah disampaikan Badan Geologi Kementerian ESDM terkait status Gunung Bur Ni Telong Bener Meriah, gempa-gempa tektonik yang terjadi sejak kemarin, Selasa (30/12/2025) malam juga telah meningkatkan aktivitas vulkanik Bur Ni Telong.
Dalam kesempatan ini, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (hidayat ahmad/bs)






