METRO24JAM.ID – Harga emas kembali menguat dan menembus level tinggi di Banda Aceh, Rabu (4/2/2026). Padahal sebelumnya, pergerakannya hanya fluktuatif.
Berdasarkan pemantauan di sejumlah toko emas yang ada di Banda Aceh, harga jual emas hari ini (Rabu, 4 Februari 2026) naik ke level Rp9.220.000 per mayam. Mengalami kenaikan Rp460.000 dibanding Selasa (3/2/2026) yang sebelumnya berada di angka Rp8.760.000 per mayam.
Dengan ketentuan umum 1 mayam setara 3,3 gram, maka harga emas di Banda Aceh berada di kisaran Rp 2.794.000 per gram.
Penguatan ini menunjukkan bahwa tren kenaikan harga emas masih berlanjut setelah sebelumnya sempat mengalami fase koreksi.
Lonjakan harga ini mengindikasikan meningkatnya kembali minat pasar, seiring menguatnya sentimen emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Meski mencatat kenaikan signifikan, pergerakan harga emas masih berpotensi berlangsung fluktuatif.
Sekadar informasi, harga penjualan emas itu merupakan harga dasar dan belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan.
Di Banda Aceh, ongkos pembuatan emas perhiasan umumnya berkisar antara Rp100.000 hingga Rp200.000 per mayam, tergantung desain dan tingkat kerumitan pengerjaan.
Ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan bergerak dinamis, mengikuti perkembangan harga emas dunia, kondisi pasar keuangan global, serta sentimen ekonomi yang terus berubah.
Kenaikan ini juga terjadi pada emas Antam yang hari ini mengalami lonjakan signifikan.
Harga emas batangan Antam kembali melonjak tajam setelah sehari sebelumnya mengalami tekanan hebat hingga terperosok dari level psikologis Rp3.000.000 per gram.
Pada perdagangan Rabu (4/2/2026), emas Antam 24 karat mencatat lonjakan signifikan. Mengacu pada laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas naik sebesar Rp102.000 per gram dan diperdagangkan di level Rp2.946.000 per gram. (snc/hidayat ahmad)






