METRO24JAM.ID – Satu unit eskavator yang membuka jalan untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan Keude Sawang dengan Desa Gunci Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, terendam banjir, Kamis (1/1/2026) sore hingga malam.
Kepala Desa Gunci Fazir Ramli yang dihubungi lewat telepon, Jumat (2/1/2026) membenarkan kejadian itu. Menurutnya, awalnya alat berat milik pemerintah itu sedang beroperasi membuka jalan untuk pembangunan jembatan di kawasan tersebut pascabanjir.
Jembatan itu menghubungkan pusat Kecamatan Sawang dengan Desa Siblah Krueng Kubu Blang Cut dan Desa Gunci.
“Alat berat itu membuat jalan untuk pembangunan jembatan darurat. Saat melintas arus sungai, debit sungai kecil. Saat itu, alat berat mati di tengah sungai,” terang Fazir.
Teknisi berusaha menghidupkan alat berat itu. Namun, tiba-tiba air sungai meluap dan merendam ekskavator.
Lalu, seluruh warga dan aparat negara yang berada di lokasi kejadian berusaha mengevakuasi mobil. “Akhirnya malam hari mobil berhasil dievakuasi. Namun, sempat terendam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” ujarnya.
Hingga hari ini, sambung Fazir, debit air di Sungai Sawang masih tinggi sehingga pengerjaan pembukaan jalan untuk pembangunan jembatan darurat terhenti sementara.
“Debit air besar, tetapi tidak meluas ke pemukiman warga,” ujarnya.
“Tentu kami berharap debit air segera kecil dan pengerjaan jembatan bisa dilanjutkan lagi karena selama ini kami menggunakan rakit dan perahu untuk menyeberang sungai,” tuturnya. (kc/hidayat ahmad)






