• Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap
Metro24Jam.id
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Metro24Jam.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Home Sumut

ANGGARAN REHAB REKONS TERLALU KECIL, GUBSU BOBBY NASUTION PROTES DAN CABUT DARI RAPAT

2 Maret 2026
/ Sumut
ANGGARAN REHAB REKONS TERLALU KECIL, GUBSU BOBBY NASUTION PROTES DAN CABUT DARI RAPAT

METRO24JAM.ID – Gubsu Bobby Afif Nasution mempertanyakan rendahnya alokasi dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana untuk Sumut. Bahkan karena kesal, Bobby memilih cabut bersama anak buahnya.

Rapat Koordinasi Tingkat Menteri oleh Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Pulau Sumatera digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Jakarta, Jumat (27/2/2026).

BacaJuga

Parah! PLN Hidup Matikan Aliran Listrik Sesuka Hati

Kecelakaan Maut di Tol Indrapura, 4 Penumpang Innova Reborn Tewas di Tempat

Bawa Mahasiswi Bimbingan Akademik di Hotel, Dosen Nommensen Siantar Dipecat

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang PMK, Bobby menyoroti ketimpangan antara kebutuhan riil daerah dengan alokasi anggaran yang tercantum dalam Rencana Induk (Renduk). Data yang dipaparkan menunjukkan, kebutuhan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Sumatera Utara mencapai Rp30,56 triliun. Namun dalam Renduk versi pertama, alokasi untuk Sumut hanya Rp2,11 triliun atau 6,91% dari total kebutuhan. Artinya, terdapat selisih anggaran sebesar Rp28,45 triliun di 5 sektor utama.

Bobby mempertanyakan dasar perhitungan alokasi tersebut, terutama pada sektor infrastruktur yang dinilai sangat jauh dari kebutuhan.

“Apakah ada data yang dari kami yang tidak sinkron ke kementerian atau lembaga? Kami perlu mendapatkan penjelasan, apa alasan Sumut mendapatkan alokasi yang sangat kecil, hanya 6,91% (sebesar Rp2,11 triliun) dari kebutuhan anggaran R3P sebesar Rp30,56 triliun. Dengan total kekurangan mencapai Rp28,45 triliun di lima sektor utama,” tegas Bobby.

Sektor infrastruktur menjadi sorotan utama. Kebutuhan rehabilitasi infrastruktur Sumut tercatat Rp20,92 triliun. Namun, alokasi dalam Renduk hanya Rp37,32 miliar. Angka yang dinilai sangat tidak proporsional.

Diketahui, jumlah penduduk terdampak langsung bencana alam yang terjadi akhir tahun 2025 lalu di Sumut, sebanyak 1,3 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang tidak terdampak langsung 13,7 juta jiwa.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono turut mempertanyakan perbedaan data pengajuan kerusakan infrastruktur antara pemerintah daerah dan Kementerian PUPR.

Menurutnya, terdapat kesenjangan besar antara usulan R3P dari daerah terdampak dengan angka yang diajukan kementerian terkait. Padahal sektor infrastruktur merupakan kebutuhan terbesar dalam rehabilitasi pascabencana.

Menko PMK mengakui masih banyak catatan dalam dokumen Renduk tersebut.

“Banyak masukan untuk pemerintah pusat, seperti yang disampaikan Gubernur Sumut Bobby Nasution, Wagub Aceh dan Sekda Sumbar tadi. Renduk ini masih banyak catatan, banyak yang perlu di-update dengan data baru, perlu di-update bersama,” ujarnya.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy juga menegaskan bahwa Renduk yang dibahas merupakan versi pertama yang diselesaikan pada 15 Februari 2026 dan masih terbuka untuk revisi.

“Rencana induk ini adalah versi pertama. Kami tetap membuka ruang masukan baru, seperti yang sudah disampaikan Gubernur Sumut, Wagub Aceh dan Sekda Sumbar. Masukan dari kepala daerah wilayah terdampak sangat kami perhatikan, kami masih membuka masukan hingga 30 Maret,” katanya. (hidayat ahmad/isc)

Tags: BencanaBeritametro24jamSumut
Sebelumnya

Parah! Untuk Teks Pidato Gubernur Rudy Mas’ud, Pemprov Kaltim Harus Gelontorkan Puluhan Juta Rupiah

Selanjutnya

Akhirnya, Mobil Dinas Mewah Gubernur Kaltim Dikembalikan ke ‘Showroom’

BacaJuga

Parah! PLN Hidup Matikan Aliran Listrik Sesuka Hati
Sumut

Parah! PLN Hidup Matikan Aliran Listrik Sesuka Hati

9 Maret 2026
Kecelakaan Maut di Tol Indrapura, 4 Penumpang Innova Reborn Tewas di Tempat
Sumut

Kecelakaan Maut di Tol Indrapura, 4 Penumpang Innova Reborn Tewas di Tempat

8 Maret 2026
Bawa Mahasiswi Bimbingan Akademik di Hotel, Dosen Nommensen Siantar Dipecat
Sumut

Bawa Mahasiswi Bimbingan Akademik di Hotel, Dosen Nommensen Siantar Dipecat

8 Maret 2026
Menyedihkan! Wali Kota Medan Kena Sindir Gubsu Bobby Nasution Soal Internet Gratis dan Kamera Zoom yang Gelap
Sumut

Menyedihkan! Wali Kota Medan Kena Sindir Gubsu Bobby Nasution Soal Internet Gratis dan Kamera Zoom yang Gelap

7 Maret 2026
Asap Tebal dari Bakaran Tebu Perkebunan akibatkan Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol Binjai-Stabat
Sumut

Asap Tebal dari Bakaran Tebu Perkebunan akibatkan Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol Binjai-Stabat

5 Maret 2026
Koperasi Merah Putih di Kelurahan Suka Maju Binjai Tutup
Sumut

Koperasi Merah Putih di Kelurahan Suka Maju Binjai Tutup

2 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In