• Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap
Metro24Jam.id
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Metro24Jam.id
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan
Home Aceh

Massa Pengunjukrasa Desak DPRK Segera Makzulkan Bupati Aceh Singkil

9 Februari 2026
/ Aceh
Massa Pengunjukrasa Desak DPRK Segera Makzulkan Bupati Aceh Singkil

METRO24JAM.ID – Ratusan massa menggelar aksi demontrasi ke Gedung DPRK Aceh Singkil, Senin (9/2/2026). Massa mendesak pemakzulan Bupati Aceh Singkil.

Pantauan wartawan, massa terlihat menerobos hingga merengsek masuk ke teras kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil. Sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dengan aparat keamanan yang berjaga. 

BacaJuga

Guru di Aceh Tenggara Diciduk Depan ATM Gegara Bawa Sabu

Prabowo Bilang tak Ada Lagi Pengungsi Tinggal di Tenda! “Jadi Kami yang Tinggal di Tenda Ini, Apa?”

Dokter di Gayo Lues Dibunuh, Tubuhnya Sempat Ditelanjangi

Aksi saling dorong berhasil diredam setelah massa dan pimpinan, serta anggota DPRK Aceh Singkil sepakat duduk bersama di lantai teras. 

Dalam orasinya, massa mendesak DPRK Aceh Singkil segera memakzulkan Bupati. 

“Kami minta makzulkan Bupati Aceh Singkil, karena kami anggap tidak mampu dan tidak becus menangani daerah ini,” teriak M Yunus, orator unjuk rasa. 

Menurut para pengunjukrasa, ada sejumlah alasan pemakzulan yang dapat dilakukan DPRK Aceh Singkil terhadap Bupati, diantaranya maraknya dugaan praktik jual-beli jabatan.

“Kami tidak menuduh! Tapi jika aparat keamanan berani tangkap, kami serahkan buktinya,” tegas demonstran. 

Lebih gilanya lagi, kata pengunjukrasa, ditengah bencana yang melanda Aceh, ada usulan pembelian mobil dinas Bupati senilai Rp2,6 miliar. 

“Langkah pembelian mobil dinas ini jelas mencerminkan tidak ada rasa empati dari seorang kepala daerah terhadap masyarakatnya yang baru saja didera bencana hiderometeorologi,” ungkap pengunjukrasa geram. 

Lebih lanjut, para pengunjukrasa juga mempertanyakan soal Bantuan Presiden senilai Rp4 miliar yang dinilai tak transparan dan disinyalir menjadi lahan bancakan korupsi. Salah satunya di Dinas Pendidikan Aceh Singkil. Bantuan Presiden, itu kabarnya digunakan untuk membeli seragam anak sekolah.

“Tapi hasil pembeliannya dinilai sarat korupsi. Sebab, pakaian dan sepatu yang dibeli ukurannya tak sesuai alias asal-asalan. Saat dipakai tidak bisa dikancingkan. Jadi kuat dugaan, barang yang dibeli adalah stok barang lama,” teriak massa. 

Persoalan lain yang ikut disorot pengunjukrasa, diantaranya pengesahan APBK Aceh Singkil 2026 yang terkesan lamban, program plasma yang tidak terealisasi, serta penegakan hukum yang dinilai tumpang tindih. 

Hal lain yang melatarbelakangi massa pengunjuk lrasa mendesak pemakzulan Bupati adalah pembelian lahan lokasi sekolah rakyat di tanah milik anak bupati. 
Jadi, pemakzulan dapat dimulai dari pengajuan hak interpelasi. Kemudian berlanjut dengan hak angket.  

“DPR jangan takut, kami di depan! Mari kita makzulkan Bupati,” kata Mustafa, mengaku merupakan tim sukses dari pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon-Hamzah Sulaiman. 

Massa juga sempat bertanya kepada Ketua DPRK Aceh Singkil H Amaliun dan Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil Darto, serta Wartono apakah setuju melakukan interpelasi. 

Ketiganya dengan tegas menjawab setuju.

“Hak interplasi ini akan kami bahas agar proses interplasi itu tidak cacat hukum,” kata Amaliun. 

Massa memberi waktu 2×24 jam kepada DPRK Aceh Singkil menindaklanjuti tuntutannya.

“Jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti, kami akan datang dengan massa lebih besar dan menyegel kantor DPRK,” kata Koordinator Aksi Unjuk Rasa Ahmad Padil Lausar. (hidayat ahmad/snc)

Sebelumnya

Kejurda Funakoshi se-Sumut Piala Danlanud Berakhir, Fathin Zuti Sabet Gelar Juara 1 Karate KATA Perorangan Putra

Selanjutnya

Demo Sempat Ricuh, Massa HIMMAH Desak Pencopotan Kapolrestabes Medan

BacaJuga

Guru di Aceh Tenggara Diciduk Depan ATM Gegara Bawa Sabu
Aceh

Guru di Aceh Tenggara Diciduk Depan ATM Gegara Bawa Sabu

1 April 2026
Prabowo Bilang tak Ada Lagi Pengungsi Tinggal di Tenda! “Jadi Kami yang Tinggal di Tenda Ini, Apa?”
Aceh

Prabowo Bilang tak Ada Lagi Pengungsi Tinggal di Tenda! “Jadi Kami yang Tinggal di Tenda Ini, Apa?”

29 Maret 2026
Dokter di Gayo Lues Dibunuh, Tubuhnya Sempat Ditelanjangi
Aceh

Dokter di Gayo Lues Dibunuh, Tubuhnya Sempat Ditelanjangi

27 Maret 2026
Prabowo Bilang tak Ada Lagi Pengungsi Tidur di Tenda, Kenapa Gubernur Aceh Diam?
Aceh

Prabowo Bilang tak Ada Lagi Pengungsi Tidur di Tenda, Kenapa Gubernur Aceh Diam?

24 Maret 2026
Bilang tak Ada Lagi Pengungsi yang Tidur di Tenda, Rakyat Aceh Kecewa dengan Presiden Prabowo
Aceh

Bilang tak Ada Lagi Pengungsi yang Tidur di Tenda, Rakyat Aceh Kecewa dengan Presiden Prabowo

24 Maret 2026
Kata Prabowo Kondisi Aceh Sudah Pulih Hampir 100 Persen, Tinggal 5 Desa di Aceh Tengah yang Masih Proses
Aceh

Kata Prabowo Kondisi Aceh Sudah Pulih Hampir 100 Persen, Tinggal 5 Desa di Aceh Tengah yang Masih Proses

22 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Disclaimer
  • Home
  • Indeks
  • Redaksi
  • Sitemap

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Aceh
  • Sumut
  • Medan
  • Hiburan
  • Kesehatan

© 2025 Metro24Jam.id - Selalu Ada Yang Unik.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In