METRO24JAM.ID – Pemkab Aceh Barat telah menetapkan status darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerahnya selama 14 hari, sejak 28 Januari hingga 10 Februari 2026. Soalnya, kebakaran lahan dan hutan sudah semakin meluas hingga 57,7 hektar.
“Penetapan ini sesuai Keputusan Bupati Aceh Barat Nomor 81 Tahun 2026 Tentang Penetapan Status Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Aceh Barat,” ujar Bupati Aceh Barat Tarmizi dalam keterangan yang diterima media, Selasa (3/2/2026).
Tarmizi menyebut, penetapan status darurat bencana kebakaran lahan sesuai hasil kajian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, yang menyatakan bahwa telah terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan tersebar di 7 kecamatan di Aceh Barat.
Ada pun kecamatan yang dilanda kebakaran hutan dan lahan meliputi Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, Woyla Barat, Meureubo, Pante Ceureumen, Bubon dan Kaway XVI.
Dampak lain yang ditimbulkan bencana kebakaran hutan dan lahan, kata Tarmizi, banyak kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat. Sehingga aktivitas sekolah dasar, seperti di Desa Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan, terpaksa diliburkan.
Selain itu, kata Tarmizi, Karhutla juga menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan, terutama pada sektor kehutanan dan pertanian. Sebab, banyak lahan yang terbakar dan tanaman yang rusak.
“Dampak lain yang ditimbulkan bencana Karhutla, yaitu banyaknya kabut asap yang menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan, terutama pada sektor kehutanan dan pertanian,” ujar Tarmizi.
Dengan adanya penetapan status darurat bencana kebakaran lahan di Kabupaten Aceh Barat, pemerintah daerah berharap upaya penanggulangan bencana kebakaran lahan di daerah setempat semakin lebih baik dan maksimal.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan hingga Selasa (3/2/2026) luas kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah lokasi di daerah ini sudah semakin meluas mencapai 57,7 hektar.
Ada pun luas lahan yang saat ini sudah terbakar di Kabupaten Aceh Barat, diantaranya Kecamatan Johan Pahlawan, luas lahan terbakar meliputi Desa Suak Raya seluas 10,5 hektar, Desa Lapang (Dusun Ujong Beurasok) seluas 9,5 hektar, Desa Suak Nie seluas 10 hektar.
Kemudian di Kecamatan Meureubo kebakaran terjadi di Desa Alue Peunyareng seluas 1 hektar, Desa Ujong Tanoh Darat I seluas 0,5 hektar dan Desa Ujong Tanoh Darat II seluas 0,5 hektar, serta Desa Ranto Panyang Timur seluas 2 hektar.
Kebakaran lahan juga terjadi di Kecamatan Bubon meliputi Desa Peulanteu seluas 6,2 hektar, Desa Blang Luah seluas 4 hektar, kemudian di Desa Aron Baroh Kecamatan Woyla seluas 0,5 hektar dan Desa Blang Cot Rubek Kecamatan Woyla Barat seluas 1,5 hektar.
Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Meunasah Rambot Kecamatan Kaway XVI seluas 11,5 hektar. (ant/hidayat ahmad)






