METRO24JAM.ID – Bentrokan sempat terjadi di depan JW Marriot Hotel, Minggu (1/2/2026) siang. Sesama kader Golkar yang diduga pendukung Andar Amin Harahap (AAH) dan Hendriyanto Sitorus (HYS) sempat bersitegang.
Kericuhan pecah ketika salah satu kelompok massa membawa petasan dan senjata tajam (sajam). Akibatnya, Jalan Putri Hijau simpang Jalan Guru Patimpus macet panjang.
Beruntung, bentrok bisa cepat diantisipasi sejumlah petugas yang berjaga. Massa kedua kubu berangsur-angsur bisa diurai hingga eskalasi yang lebih luas bisa diredam.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Musda XI Partai Golkar Sumut Muhammad Asril mengimbau seluruh kader dan pihak terkait untuk menjaga ketertiban, kekompakan, serta soliditas partai selama pelaksanaan Musda.
Asril meminta agar pihak-pihak yang tidak memiliki status sebagai peserta maupun peninjau sidang dapat menyesuaikan diri dan tidak mengganggu jalannya persidangan.
“Kami mengimbau dengan tegas agar pihak-pihak di luar peserta dan peninjau sidang dapat menyesuaikan diri serta menjaga ketertiban. Musda ini adalah forum resmi partai yang harus dijalankan sesuai mekanisme,” ujar Asril.
Meski demikian, Asril mengapresiasi dinamika yang terjadi dalam tubuh Partai Golkar Sumut. Menurutnya, tingginya perhatian kader maupun masyarakat justru menunjukkan bahwa Golkar masih menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Sumut.
“Kami mengapresiasi dinamika yang luar biasa di internal Partai Golkar. Partisipasi dan perhatian berbagai elemen masyarakat dalam mengawal jalannya Musda ini menunjukkan besarnya harapan terhadap Golkar Sumut ke depan,” katanya.
Dia juga mengajak seluruh kader untuk menahan diri, mengedepankan musyawarah dan menjaga suasana tetap kondusif selama seluruh tahapan Musda berlangsung kondusif.
“Kami berharap tidak ada lagi kericuhan. Semua pihak harus sama-sama menjaga kondusivitas, soliditas dan kekompakan. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun harus disalurkan melalui mekanisme organisasi,” tegasnya.
Asril mengingatkan kembali arahan pimpinan partai, khususnya pesan yang disampaikan Pimpinan Sidang Musda Golkar XI, agar musyawarah dilaksanakan dalam suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan
“Arahan dari Pak Guntur sudah sangat jelas, Musda ini harus kita jalankan dengan kompak, solid dan dalam suasana riang gembira. Golkar adalah partai besar dan kedewasaan berpolitik harus kita tunjukkan bersama,” ujarnya. (hidayat ahmad)






