METRO24JAM.ID – Perebutan ketua Golkar Sumut terus menjadi pembahasan publik. Tak hanya kader Golkar dan simpatisan, masyarakat Sumut juga ikut memperbincangkannya.
Bahkan ada yang memprediksi, Hendriyanto Sitorus (HYS) akan memenangkan peta pertarungan jika memang syarat 30 persen pencalonan bisa dipenuhi.
“HYS (Hendriyanto Sitorus) pasti akan jadi ketua Golkar Sumut, bang. Tak ada sejarahnya ketua Golkar Sumut tak didukung DPP. Jadi kalau HYS resmi mendaftar dan bisa memenuhi syarat 30 persen pencalonan, pasti dia menang,” ujar Hari, kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumut, Rabu (28/1/2026).
Dijelaskannya, kemungkinan besar DPP memberikan dukungan penuh kepada HYS untuk menjadi ketua Golkar Sumut.
“Kalau pun saat ini AAH (Andar Amin Harahap) tampak seperti sosok yang akan memenangkan pertarungan, tapi di penghujung pasti akan keok. Jadi kuncinya tetap di DPP. Kalau Ketua Umum Bahlil Lahadalia sudah memberikan dukungan kepada HYS, dengan sendirinya mesin akan bekerja memenangkannya,” ujarnya lagi.
Ya, dalam sejarah perebutan kursi ketua Golkar Sumut, sejumlah kader yang akan maju memang harus mendapatkan restu dari DPP. Tak ada satu pun kader yang bisa menjadi ketua, jika tidak mendapatkan restu dari DPP, terutama ketua umum.
Contoh paling sahih dialami Ketua Harian Golkar Sumut Yasir Ridho Loebis. Ambisinya menjadi ketua Golkar Sumut harus pupus meski memenangkan pertarungan dalam Musda. Musa Rajeckshah alias Ijeck yang diinginkan DPP, dengan mulus melenggang jadi ketua Golkar Sumut.
Akankah hal ini kembali terjadi? (hidayat ahmad)






