METRO24JAM.ID – Pembangunan proyek ikonik Pemko Medan di zaman Pemerintahan Bobby Afif Nasution ternyata banyak bermasalah. Selain Lapangan Merdeka, kini pembangunan Gedung UMKM Square USU menjadi temuan BPK RI. Kok bisa?
Ya, kabarnya BPK telah melakukan audit. Selain Lapangan Merdeka, Gedung UMKM Square USU bermasalah.
Ada beberapa kejanggalan yang menjadi temuan. Selain keterlambatan pengerjaan proyek, tender bermasalah hingga adanya addendum (perubahan perjanjian) yang dilakukan hingga beberapa kali. Akibatnya, negara mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.
Dari investigasi yang dilakukan metro24jam.id, untuk Lapangan Merdeka saja, banyak masalah yang terjadi dalam pengerjaannya. Mulai keterlambatan pengerjaan hingga sejumlah barang tidak sesuai spesifikasi.
Sebagai contoh, untuk pemasangan lift dan eskalator, diduga barang bekas yang tak sesuai spesifikasi. Begitu juga dengan AC, diduga dipasok dari China dan ditempel merk sendiri.
“Untuk Lapangan Merdeka, itu sarat masalah, bang. Abang cek aja lift, eskalator dan AC-nya. Semuanya tak sesuai spesifikasi,” ujar seorang penegak hukum yang sudah sempat melakukan investigasi terhadap proyek Lapangan Merdeka yang menjadi temuan.
Kini, BPK juga merilis kejanggalan baru. Gedung UMKM Square USU juga bermasalah. Mulai dari pengadaan tanah, tender yang dinilai bermasalah hingga keterlambatan pengerjaan.
Dengan adanya temuan ini, aparat penegak hukum (APH) diharapkan berani mengusut tuntas. Eks Kadis Perkim Cikataru Endar Sutan Lubis harus segera diperiksa. Karena apapun ceritanya, di zaman Endar lah proyek-proyek tersebut dimulai.
“Segera periksa Endar Sutan Lubis (eks Kadis Cikataru). Dari dialah nantinya akan terungkap dugaan korupsi dua proyek ikonik itu,” ujar sumber wartawan di Pemko Medan. (hidayat ahmad)






