METRO24JAM.ID – Tawuran di Belawan kembali mengambil korban. Asmi Anggraini (4 tahun) terkena peluru nyasar. Alhasil, warga Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan, ini terpaksa dirawat di rumah sakit.
Dari keterangan yang diperoleh wartawan, Asmi menjadi korban peluru nyasar gerombolan orang yang sedang tawuran di Belawan, Senin (5/1/2026).
Saat ditemui di RS Pirngadi Medan, Asmi tampak terduduk lemas di atas ranjang rumah sakit. Dengan mengenakan kaus berwarna merah, mata kanannya tampak ditutup perban.
Sesekali, Asmi seperti menahan rasa sakit akibat luka tembak yang dialaminya. Kulitnya pun tampak pucat. Selang infus terlihat melekat di tangan sebelah kiri.
Sejak kejadian, ibu Asmi, Romanda Siregar (33 tahun) masih tampak setia menemani Asmi sejak kejadian. Pakaiannya pun masih sama. Masih mengenakan jaket jeans. Bekas darah segar juga masih melekat di dada kirinya.
Dijelaskan Romanda, saat kejadian pada Senin malam, sekira jam 19:30 WIB, dia dan anaknya Asmi, berangkat dari rumah menumpangi becak bermotor untuk menjemput suaminya yang bekerja sebagai nelayan.
Mereka berencana pergi ke acara tahun baruan sekaligus silaturahmi, ke rumah rekan suaminya.
Di perjalanan, tepatnya depan kantor Pos Belawan, Jalan Medan – Belawan, laju becak terhenti karena ada sejumlah orang sedang tawuran.
Mereka pun terpaksa menunggu sampai tawuran mereda, karena takut menjadi sasaran.
“Awalnya kami mau keluar rumah pergi menjemput bapaknya menaiki becak motor. Tahu-tahu ada tawuran. Jadi, kami menunggu di simpang Canang,” ujar Romanda, Selasa (6/1/2026).
Saat menunggu itu lah, tiba-tiba Asmi menjerit kesakitan. Darah segar pun mengucur deras dari matanya.
Meski sempat panik, namun Romanda dan anaknya masih tertahan. Karena tawuran masih berlangsung. Setelah sedikit mereda, Romanda pun langsung melarikan anaknya ke RSUD Pirngadi Medan. (hidayat ahmad)






