METRO24JAM.ID – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sempat mengecam aksi pembongkaran baut pada Jembatan Bailey Teupin Mane di Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen.
KASAD menyebut, perbuatan itu sebagai tindakan sabotase yang biadab karena dilakukan saat masyarakat masih berada dalam situasi bencana dan sangat bergantung pada keberadaan Jembatan Bailey Teupin Mane.
Untuk membuktikan ucapan itu, seorang tokoh masyarakat Bireuen langsung melakukan pengecekan ke lokasi jembatan. Saat diinvestigasi, ternyata tidak ada unsur sabotase di jembatan tersebut.
Hal ini dibuktikan dengan penemuan sejumlah baut yang tidak ada mur pengikatnya. Pekerjaan yang asal cepat siap, diduga menjadi unsur kelalaian dalam pemasangan sejumlah baut.
Hal ini lagi-lagi menambah daftar buruk kinerja pejabat-pejabat di era Presiden Prabowo. Diduga banyak anak buahnya yang bekerja di lapangan, membuat laporan ‘asal bapak senang’.
Bagaimana menurut Anda? Apakah ini sabotase sesuai ucapan KASAD, atau memang murni kelalaian pekerja Jembatan Bailey? (hidayat ahmad)






