METRO24JAM.ID – Aksi damai warga Aceh Utara di Krueng Mane berujung ricuh, Kamis (25/12/2025). Bahkan hingga malam, ketegangan antara warga dengan aparat TNI/Polri masih berlangsung.
Namun yang membuat miris, penertiban pengunjukrasa juga melibatkan TNI bersenjata lengkap. Bahkan dengan emosi, banyak dari oknum TNI yang menghajar pendemo dengan popor senjata.
Hal itu terlihat dari rekaman video yang beredar di jagat media sosial. Sejumlah TNI dengan bersenjata lengkap tampak bentrok dengan pendemo.
Pendemo yang melawan, langsung dipukul dengan senjata serbu, seperti AK-47. Alhasil, banyak warga yang mengalami luka-luka.
“Parah, bang. Rakyat Aceh hanya menginginkan agar bencana ditetapkan statusnya sebagai bencana nasional. Warga yang mau mengirimkan bantuan ke Aceh Tamiang hanya sekedar mengibarkan bendera bulan bintang. Tapi dibalas dengan represif oleh pemerintah,” ujar Riz, warga Aceh Utara.
Tak hanya represif, TNI yang menghalau warga juga bersenjata lengkap.
“Apa memang sudah sedarurat itu hingga TNI harus bersenjata lengkap menghadapi warga. Apa memang harus TNI yang di depan menghadapi warga? Ini jelas sudah pelanggaran HAM berat!” ujarnya tegas.
Pertanyaannya, sudah segenting ini kah Aceh di mata negara? Hingga aksi demo warga sipil harus dihadapkan dengan TNI bersenjata lengkap? (hidayat ahmad)






